Jumat, September 11

JAKARTA | RMN Indonesia

Keberadaan lima wartawan foto yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Rabu (9/9/2026) masih belum diketahui.

Forum Pimred Multimedia Indonesia mendesak aparat kepolisian dan Tim SAR gabungan untuk mengoptimalkan upaya pencarian.

Sekretaris Jenderal Forum Pimred Multimedia Indonesia, Helmy Halim, meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat untuk menemukan lima jurnalis tersebut.

“Kami meminta pihak aparat segera bertindak cepat dan melakukan upaya maksimal untuk menemukan lima jurnalis tersebut,” ujar Helmy Halim usai acara Ngobrol Santai Forum Pimred Multimedia Indonesia bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Hotel Luminor, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Helmy mengatakan, atas nama keluarga besar Forum Pimred Multimedia Indonesia, pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam dan terus mendoakan keselamatan lima wartawan foto yang hingga kini masih dalam pencarian.

“Kami berharap dan berdoa semoga kelima rekan jurnalis tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga menyampaikan keprihatinan kepada keluarga yang saat ini menunggu kabar dari tim pencarian,” katanya.

Dalam dialog bersama para pemimpin redaksi dan pengurus Forum Pimred Multimedia Indonesia, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri terus memantau perkembangan proses pencarian lima wartawan yang dilaporkan hilang bersama tiga orang lainnya.

“Secara berkala, kami mendapat laporan dari Kapolda Banten mengenai perkembangan pencarian wartawan dan tiga orang lainnya yang masih hilang,” ujar Johnny Eddizon.

Ia mengajak keluarga besar pers dan masyarakat untuk turut memberikan dukungan terhadap upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan.

“Semoga korban yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, saat mengunjungi Posko Utama SAR Gabungan di Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026), sempat berdialog dengan sejumlah anggota keluarga, termasuk istri para wartawan yang dilaporkan hilang.

“Semoga tidak terjadi apa-apa, ya,” ujar Hengki.

Menurutnya, kepolisian bersama Tim SAR gabungan dan unsur masyarakat terus melakukan upaya pencarian terhadap para korban.

Sebelumnya, pada 7 September 2026, lima wartawan foto dari sejumlah media bersama tiga orang lainnya yang terdiri atas kapten kapal, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu, berangkat dari kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Mereka dilaporkan menuju perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan dan mendapatkan gambar secara langsung dari lokasi erupsi.

Dewan Pembina Forum Pimred Multimedia Indonesia, Hendry Ch Bangun, mengapresiasi semangat dan naluri jurnalistik para jurnalis yang terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi dan dokumentasi dari peristiwa tersebut.

Menurut mantan wartawan senior Harian Kompas itu, kerja jurnalistik di lapangan tetap memiliki arti penting, terutama untuk menghadirkan informasi yang akurat dan berdasarkan fakta.

“Naluri jurnalistik teman-teman ini patut diapresiasi. Mereka mau bersusah payah dan terjun langsung ke lokasi untuk mendapatkan informasi serta gambar yang dapat disampaikan kepada masyarakat,” ujar Hendry.

Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, kehadiran wartawan secara langsung di lokasi peristiwa tetap menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan penyajian informasi.

Diketahui, Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah mengalami aktivitas erupsi yang disertai keluarnya abu vulkanik, lava, dan material pijar.

Lima wartawan foto bersama tiga orang lainnya dilaporkan berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan. Berdasarkan informasi yang disampaikan Basarnas, posisi terakhir rombongan tersebut diketahui berada sekitar 18,5 kilometer dari pantai sebelum komunikasi dengan mereka dilaporkan terputus.

Hingga Rabu (9/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima wartawan dan tiga orang lainnya yang dilaporkan hilang.(alan)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version