Kamis, September 10

JAKARTA I RMN Indonesia

Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Prabowo bahkan langsung memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk mengerahkan operasi pencarian sejak rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin malam, 7 September 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, Presiden sejak awal mengikuti perkembangan pencarian rombongan tersebut.

“Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian,” kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Menindaklanjuti perintah tersebut, TNI Angkatan Laut langsung mengerahkan sejumlah armada untuk menyisir kawasan perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan.

Berdasarkan laporan KSAL kepada Presiden, sebanyak 11 kapal gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian. Armada tersebut melibatkan unsur TNI AL, Basarnas, dan kepolisian.

“Di hari itu juga TNI AL langsung mengirim kapal-kapalnya. Sesuai laporan KSAL, total ada 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian,” ujar Teddy.

Sebelas kapal yang terlibat dalam operasi tersebut yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang 1-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, serta KP Sanjaya-7017.

Memasuki hari ketiga pencarian, Kamis (10/9/2026), operasi SAR masih terus dilakukan. Tim gabungan memperluas area penyisiran di sekitar Selat Sunda untuk menemukan keberadaan delapan orang tersebut.

Pencarian menjadi perhatian luas karena lima orang yang berada dalam rombongan merupakan jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah berharap operasi pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh rombongan dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Teddy pun menyampaikan harapan sekaligus doa bagi keselamatan kelima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut.

“Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Operasi pencarian hingga kini masih menjadi prioritas tim gabungan. Perluasan penyisiran dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan delapan orang yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.(Agus)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version