Jumat, Agustus 28

NIAS UTARA | RMN Indonesia

Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan bronjong pada proyek Preservasi Jalan Nasional ruas Afia–Ono Zaluchu–Ono Nazara–Humene, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, yang sebelumnya menjadi sorotan, kini telah diperbaiki oleh penyedia jasa.

Direktur PT Karunia Sejahtera Sejati (KSS), Mahmud, mengatakan perbaikan dilakukan setelah ditemukan kerusakan pada sejumlah bagian pekerjaan. Menurutnya, proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan selama 365 hari.

“Proyeknya masih dalam masa pemeliharaan. Apa yang menjadi sorotan warga itu sudah kita tangani dan diperbaiki,” kata Mahmud kepada harianmerdeka.co, Jumat (28/8/2026).

Mahmud menegaskan PT KSS dalam mengerjakan proyek pembangunan berpedoman pada rencana anggaran biaya (RAB) dan mengutamakan mutu pekerjaan.

“Kami selalu mengutamakan mutu dan kualitas pekerjaan. PT KSS sudah banyak menangani proyek, baik daerah, provinsi maupun proyek Kementerian PUPR,” ujarnya.

Terkait adanya kritik dari sebagian warga terhadap pekerjaan tersebut, Mahmud menilai hal itu menjadi masukan bagi pihaknya untuk meningkatkan kualitas pekerjaan ke depan.

“Menurut kami, yang melakukan kritik itu hanya sebagian warga. Sebagian besar warga di sana mengaku senang dengan pekerjaan kita. Bahkan, beberapa item pekerjaan pendukung kami subkontrakkan kepada warga setempat,” katanya.

PPK Pastikan Sudah Diperbaiki

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5, Theo Ginting mengaku sempat mendapat sorotan dari masyarakat terkait adanya kerusakan pada bagian TPT. Namun, menurut dia, penyedia jasa telah melakukan perbaikan.

“Memang kemarin ada sedikit kerusakan di bangunan pendukung TPT, tetapi rekanannya sudah memperbaiki,” ujar Theo, Jumat (28/08/2026).

Theo menjelaskan proyek tersebut merupakan Preservasi Jalan Nasional ruas Afia–Ono Zaluchu–Ono Nazara–Humene di Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara.

Proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp17,719 miliar itu bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026 melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pelaksanaannya berada di bawah pengawasan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, dengan PT Karunia Sejahtera Sejati sebagai penyedia jasa.

Theo berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kita bersyukur kepada pemerintah pusat yang masih memperhatikan wilayah Kepulauan Nias. Anggaran yang diturunkan tidak sedikit. Maka, sudah sewajarnya kita jaga bersama-sama agar hasilnya dapat dinikmati dalam waktu lama oleh seluruh masyarakat,” katanya.(Adi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version