Sabtu, April 18

JAKARTA | RMN Indonesia

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melakukan penyegaran kepemimpinan untuk memperkuat kinerja birokrasi. Langkah ini bertujuan menjaga organisasi tetap adaptif, solid, dan sejalan dengan pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Penyegaran tersebut dilakukan melalui pelantikan pejabat administratif dan pengawas di Jakarta, Senin (12/1/2026). Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut.

Dessy menegaskan rotasi jabatan tidak sekadar memindahkan posisi struktural. Kemenekraf menjalankan rotasi sebagai proses pembelajaran dan penyesuaian organisasi di tengah dinamika sektor ekonomi kreatif.

“Pelantikan ini merupakan amanat besar dari negara, pimpinan, dan masyarakat yang menaruh harapan pada kemajuan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Dessy dalam siaran pers kementerian, Selasa (13/1/2026).

Dessy mengibaratkan birokrasi Kemenekraf sebagai mesin penggerak ekonomi. Setiap komponen organisasi harus bekerja selaras agar ekonomi kreatif mampu tumbuh optimal.

“Jika seluruh komponen bekerja selaras, ekonomi kreatif dapat melaju sebagai mesin baru pertumbuhan nasional. Jika satu melemah, laju pertumbuhan akan terhambat,” tegasnya.

Ia menambahkan prinsip amanah yang bergilir membentuk organisasi yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi transformasi sektor ekonomi kreatif.

Dalam pelantikan tersebut, Kemenekraf melantik sejumlah pejabat, antara lain:

  • Indra Saputra Farhas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol
  • Dini Oktaviyanti sebagai Kepala Subdirektorat Hubungan Kelembagaan
  • Dwi Wahyuni sebagai Kepala Subdirektorat Manajemen Strategis
  • Soraya sebagai Kepala Bagian Umum, SDM, Hukum, dan Organisasi

Selain itu, Kemenekraf juga melantik Trio Dewangga, Dessy Widowati, Lisa Riana Muallim, Fawzi Akbar Maklin, Tiara Kusuma Dewi, serta Iqbal Febriana pada posisi strategis lainnya.

Usai pelantikan, Kemenekraf meminta para pejabat baru segera memperkuat koordinasi lintas unit. Mereka juga diminta mempercepat implementasi program strategis.

Pemerintah menaruh harapan besar agar ekonomi kreatif mampu tampil sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

(tfk/hab)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version