JAKARTA I RMN Indonesia
Sebanyak lima orang tewas dan 67 lainnya terluka setelah sebuah drone Rusia menghantam pusat perbelanjaan di Pavlohrad, wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina.
Serangan tersebut terjadi pada siang hari ketika kawasan itu dipenuhi warga. Menteri Dalam Negeri Ukraina Ivan Vyhivskyi mengatakan serangan drone juga merusak sejumlah toko dan kendaraan di sekitar lokasi.
“Serangan terjadi ketika jalanan dipenuhi orang,” kata Vyhivskyi, seperti dilaporkan BBC.
Menurut laporan media Ukraina, dua pusat perbelanjaan lainnya di Kota Zaporizhzhia dan Sumy juga menjadi sasaran serangan udara Rusia pada awal pekan ini.
Rusia Laporkan Serangan Drone Ukraina
Di sisi lain, Rusia melaporkan serangan drone Ukraina yang menyasar Kota Sochi pada Rabu (10/9/2026) malam waktu setempat.
Serangan drone yang disebut datang dari arah laut tersebut menyebabkan 28 orang terluka. Tiga orang lainnya juga dilaporkan tewas dalam insiden yang diduga berkaitan dengan serangan Ukraina.
Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama lebih dari empat setengah tahun sejak Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi ke Ukraina.
Upaya mengakhiri perang kembali ditempuh melalui jalur diplomatik. Utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan dengan Putin di Moskow dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv pada akhir pekan.
Namun, pertemuan tersebut sejauh ini belum menghasilkan kemajuan konkret yang signifikan dalam upaya mencapai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.(hmi)
