BOGOR | RMN indonesia
Sebuah rumah yang dijadikan industri rumahan konveksi pakaian di Jalan Rasamala, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terbakar pada Rabu (11/2/2026) malam. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di dalam bangunan yang menyulut api secara tiba-tiba.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan kepada wartawan bahwa api diduga berasal dari arus pendek listrik di salah satu bagian ruangan. Menurut Yudi, tim menerima laporan sekitar pukul 22.53 WIB dari seorang sekuriti perumahan yang melihat kobaran api dari dalam rumah yang difungsikan sebagai tempat pembuatan pakaian.
“Objek terbakar home industri konveksi baju. Sumber api atau penyebab kebakaran, korsleting listrik,” ujar Yudi Santosa di lokasi kejadian.
Yudi menjelaskan awal mula api terlihat di ruangan tengah bangunan yang penuh dengan bahan konveksi seperti tumpukan kain dan bahan pakaian. Karena bahan-bahan tersebut sangat mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar, merambat ke seluruh bagian rumah, dan membuat proses pemadaman menjadi lebih menantang.
Petugas Damkar Sektor Ciomas kemudian menerjunkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran dengan delapan personel untuk menanggulangi kebakaran tersebut. Proses pemadaman berlangsung intensif dan akhirnya berhasil dikendalikan setelah sekitar satu jam.
Dinas Pemadam Kebakaran memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. Semua penghuni dan pekerja berhasil selamat dan keluar dari bangunan sebelum api merambat cepat.
“Kita pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini,” kata Yudi.
Meski tidak menyebabkan korban manusia, kebakaran ini menimbulkan kerugian materiil yang signifikan. Bangunan serta mesin jahit dan bahan produksi yang berada di dalam industri rumahan itu hancur terbakar, dan kerugian yang diderita pemilik belum dapat dipastikan secara rinci.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan bahwa mereka terkejut oleh besarnya kobaran api yang muncul secara cepat. Seorang saksi mengungkapkan api tampak menyala dari tengah bangunan dan langsung menyebar ke bagian lain sebelum petugas kebakaran tiba.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar dan memiliki instalasi listrik yang rawan korsleting. Yudi juga mengingatkan agar pemilik industri rumahan dan rumah tangga melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.
Kejadian kebakaran industri rumahan pakaian ini kembali menegaskan bahwa arus pendek listrik sering menjadi pemicu utama kebakaran di kawasan permukiman dan bangunan industri kecil, sebagaimana juga pernah terjadi di sejumlah lokasi lain di Kabupaten Bogor dalam beberapa waktu terakhir.(fj)
