Guangzhou | RMN Indonesia
Media di Guangzhou Tiongkok seperti Yangcheng Evening News menghadapi tantangan hadapi Generasi Digital. Media diharuskan hadir secara digital sekaligus perluas audiens di media Sosial Tiongkok dan Internasional
Anggota Dewan Pembina Forum Pimred Multimedia Indonesia Dr. Asep Setiawan ikut dalam dialog dengan Redaksi koran di masa awal di Tiongkok ini beberapa waktu lalu. (Senin,03/08/2026)
Deputi Direktur Yangcheng Evening News Hu Quan menjelaskan, Yangcheng Evening News dengan bendera utama sebagai penerbit surat kabar setempat didirikan 1 Oktober 1957.
Surat kabar pertama Provinsi Guangdong ini, jelas Hu, memiliki akar yang mendalam di kawasan Lingnan pengalaman 66 tahun ini dan kaya akan warisan budaya sehingga dianggap perintis dalam media berbahasa Tiongkok.
Kemudian sebagai sebuah grup media yang disebut Yangcheng Evening News Group mulai 1998 berubah menjadi konglomerat media yang meliputi produk media cetak dan digital, majalah, buku dan media baru.
Menurut sebuah data, sirkulasi koran cetak Yangcheng Evening News setiap harinya mencapai sekitar satu juta eksemplar.
Bahkan sumber data tahun 2013 mengklaim sirkulasi rata-rata mencapai sekitar 1,79 juta eksemplar per hari. Dijelaskan pula bahwa Yangcheng Evening News Group fokus kepada kontan berkualitas tinggi melalui dua โbrandโ yakni Yangcheng Evening News dan Yangcheng Creative Industrial Park.
Dalam booklet yang diedarkan tampak bahwa group ini mengelola apa yang disebut Lingnan on the Cloud yang mengelola situs web tingkat provinsi untuk komunikasi internasional serta kegiatan kreatif secara langsung.
Alamat situsnya yakni ysln.ycwb.com serta aplikasi berita Yangcheng Pai untuk mengelola Yangcheng Evening News. Data yang dipublikasikannya menunjukkan, kerjasama lebih dari 100 media asing dengan audiens mencapai 190 juta orang, akun media sosial di luar negeri dengan 1,72 pengikut. (hmi)
