TANGERANG | RMN Indonesia
Festival Cisadane 2026 mencatat capaian positif dengan berhasil menarik 139.682 pengunjung selama lima hari pelaksanaan. Tingginya minat masyarakat terhadap event tahunan Kota Tangerang tersebut dinilai menjadi bukti keberhasilan penyelenggaraan sekaligus peluang besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, mengapresiasi keberhasilan Festival Cisadane 2026 yang dinilai mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Kalau melihat langsung di lapangan, antusiasme masyarakat tahun ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Padatnya akses menuju lokasi Festival Cisadane menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan ini. Capaian ini bukan hanya keberhasilan Dinas Pariwisata, tetapi hasil kerja bersama seluruh stakeholder di Kota Tangerang,” ujar Andri usai menghadiri penutupan Festival Cisadane 2026.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan event di masa mendatang. Festival Cisadane diharapkan terus berkembang sebagai ruang promosi budaya, pariwisata, serta potensi ekonomi lokal Kota Tangerang.
Andri juga mendorong agar pengembangan Festival Cisadane ke depan dapat menggabungkan kekuatan kearifan lokal dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat menjadi inovasi untuk menghadirkan pengalaman festival yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Sejarah dan budaya Kota Tangerang memiliki potensi besar untuk dikolaborasikan dengan teknologi. Pendekatan ini dapat menjadi jembatan agar Festival Cisadane semakin relevan, khususnya bagi generasi muda,” katanya.
Selain itu, ia berharap berbagai potensi budaya dan tradisi lokal lainnya dapat terus dikembangkan melalui event kreatif sehingga mampu menjadi daya tarik wisata baru bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menyampaikan bahwa Festival Cisadane 2026 tidak hanya memberikan dampak dari sisi kunjungan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Berdasarkan data penyelenggara, selama lima hari pelaksanaan Festival Cisadane 2026 tercatat perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp10,63 miliar. Jumlah pengunjung sebanyak 139.682 orang tersebut meningkat hingga 106 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, Festival Cisadane 2026 mampu mencatat capaian yang sangat baik. Jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 139.682 orang dengan dampak ekonomi sekitar Rp10,63 miliar. Dibandingkan tahun lalu, jumlah kunjungan mengalami peningkatan sebesar 106 persen,” ujar Boyke.
Ia menjelaskan, masuknya Festival Cisadane dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan, jumlah kunjungan, serta promosi potensi wisata Kota Tangerang.
Menurutnya, Festival Cisadane bukan hanya menjadi agenda hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi budaya, ekonomi kreatif, dan keindahan Sungai Cisadane sebagai salah satu ikon Kota Tangerang.
“Keberadaan Festival Cisadane dalam Karisma Event Nusantara memberikan dampak besar terhadap promosi daerah. Ini menjadi kesempatan bagi Kota Tangerang untuk semakin dikenal melalui potensi wisata dan budaya yang dimiliki,” pungkas Boyke.(Wil)
