Selasa, April 21

SUKABUMI | RMN indonesia

Aksi pembacokan oleh sekelompok pria bermotor terjadi di Kota Sukabumi. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa itu terjadi di Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Cikole, tepatnya di depan sebuah minimarket pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban berinisial FF, HK, AH, OG, dan KK. Mereka merupakan tukang parkir dan warga yang saat itu sedang berada di lokasi.

Salah seorang saksi sekaligus tukang parkir berinisial F alias B (40) mengatakan, kejadian berlangsung secara tiba-tiba ketika sejumlah orang sedang bekerja dan berkumpul di sekitar area parkir.

Menurutnya, sebelumnya sempat terjadi persoalan terkait pengelolaan lahan parkir. Namun, masalah tersebut disebut telah disepakati untuk diselesaikan secara baik-baik.

“Sebenarnya masalah parkiran itu sudah clear. Kami sudah sepakat untuk menyelesaikan bersama. Saya juga sempat datang menemui saudara iyong, tapi orangnya tidak ada,” ujar F, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya sempat pulang sebentar untuk mengantar makanan kepada anaknya. Sekitar setengah jam kemudian, ia kembali ke lokasi dan mendapati situasi sudah kacau karena beberapa rekannya menjadi korban pembacokan.

Menurutnya, sekelompok pria datang menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam seperti celurit dan samurai.

“Anak-anak lagi nongkrong, tiba-tiba mereka datang naik motor. Mereka berhenti sambil mengacungkan samurai dan celurit lalu mengatakan ‘serang’. Di situ langsung terjadi pembacokan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, total ada lima orang yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, termasuk kakak dan adiknya sendiri.

“Korban ada lima orang. Paling parah kakak sama adik saya, luka di bagian kepala. Kakak saya sampai 18 jahitan, adik saya lebih parah dan sekarang masih di rumah belum bisa ke mana-mana,” katanya.

Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sebelum kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. F menyebut jumlah pelaku cukup banyak sehingga saksi dan korban tidak sempat melihat secara jelas identitas mereka.

Ia menduga kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman setelah adanya pihak yang mengadu domba terkait persoalan parkiran.

“Disangka anak-anak parkiran sini menyerang duluan, padahal itu tidak benar. Kami di sini hanya mencari nafkah,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ade Ruli, membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.

“Kami menerima laporan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB terkait dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan R.E. Martadinata Kota Sukabumi,” kata Ade.

Ia menjelaskan, para korban telah mendapatkan penanganan medis dan polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan upaya pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut,” pungkasnya.(Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version