Sabtu, April 18

PDIP Siapkan Arah Perjuangan Politik Lewat Rakernas I 2026

JAKARTA | RMN Indonesia

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran Presiden ke-5 Republik Indonesia itu menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026.

Megawati tiba di lokasi dengan mengenakan busana bernuansa merah dan hitam serta selendang khas. Putri Presiden pertama RI Soekarno itu datang didampingi Ketua DPP PDIP yang juga putranya, Muhammad Prananda Prabowo.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Puti Guntur Soekarno, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menyambut langsung kedatangan Megawati. Sejumlah abang dan none Jakarta juga ikut menyambut, bahkan salah satu di antaranya menyerahkan bunga mawar putih.

Setelah menerima bunga, Megawati bersama Prananda langsung menaiki eskalator menuju ruang utama Rakernas dan peringatan HUT PDIP. Megawati tampak menggenggam tangan Prananda saat melangkah ke arena acara.

PDIP mengusung tema Satyam Eva Jayate dengan subtema Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya dalam Rakernas I 2026. Tema tersebut menegaskan komitmen partai terhadap nilai kebenaran sebagai fondasi perjuangan politik.

Slogan Satyam Eva Jayate berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Kebenaran akan Menang”. Sementara subtema Rakernas mengutip lirik stanza kedua lagu Indonesia Raya sebagai penegasan sikap ideologis partai.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan Rakernas dihadiri pengurus PDIP tingkat pusat dan daerah, yang diwakili ketua, sekretaris, dan bendahara. Menurut Hasto, forum tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus perumusan arah perjuangan partai.

“Rakernas ini membahas sikap politik partai, termasuk jawaban atas persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, ekonomi, penegakan hukum, program internal partai, serta tanggung jawab kerakyatan PDIP,” ujar Hasto dalam keterangannya, Jumat (9/1).(rhm/hab)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version