LEBAK | RMN Indonesia
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Panggarangan segera direalisasikan. Saat ini, sejumlah tahapan persiapan terus dilakukan, mulai dari survei topografi hingga kelengkapan perizinan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan gedung SR permanen dimulai pada Desember 2025.
“Proses topografi sudah dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, sertifikat lahan juga sudah selesai diserahkan oleh Badan Pertanahan Kabupaten Lebak. Saat ini tinggal menunggu perizinan yang sedang diproses di BPN (Badan Pertanahan Nasional),” kata Eka saat ditemui di Lebak, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan, kajian lingkungan juga tengah dibahas bersama Dinas Lingkungan Hidup, termasuk terkait unit pengelolaan limbah.
“Terkait kajian lingkungan seperti Kajian Lingkungan dan Unit Pengelolaan Limbah sedang diproses bersama Dinas Lingkungan Hidup. Untuk amdalnya ada pengecualian dari Kementerian Lingkungan Hidup,” jelas Eka.
Dengan target percepatan penyelesaian, gedung SR permanen ditargetkan bisa digunakan pada tahun ajaran baru 2026.
“Insya Allah kalau semua proses lancar, pada tahun ajaran baru 2026 gedung permanen sudah bisa dipakai. Ini komitmen pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang lebih layak dan merata bagi masyarakat Lebak,” ujarnya.
Pemkab Lebak sendiri telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan. Lahan tersebut akan digunakan untuk gedung Sekolah Rakyat tingkat dasar, menengah pertama, menengah atas, asrama siswa, dapur umum, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Eka menegaskan pembangunan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lebak.
“Pembangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan diharapkan menjadi tonggak dalam pemerataan akses pendidikan,” katanya.
Penggiat pendidikan asal Lebak Selatan, Deni Ismayadi, juga menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai keberadaan gedung SR permanen akan membawa dampak besar bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan wilayah selatan Lebak.
“Pembangunan sekolah rakyat di Panggarangan bukan hanya akan menciptakan generasi berkualitas, tetapi juga menjadikan Panggarangan sebagai daerah yang maju,” ujarnya. (Jat/TR)
