Jumat, April 17

JAKARTA | RMN Indonesia

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mempercepat pengembangan panas bumi baru. Langkah ini mendukung target Net Zero Emission 2060.

Kementerian ESDM menetapkan PGEO sebagai calon pelaksana survei pendahuluan dan eksplorasi wilayah panas bumi Cubadak Panti. Lokasi proyek berada di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan luas 29.897 hektare.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGEO Edwil Suzandi menjelaskan potensi awal wilayah tersebut. Berdasarkan data perusahaan, Cubadak Panti menyimpan cadangan panas bumi sebesar 77 megawatt electric (MWe).

“Penugasan ini membuka peluang bagi PGEO untuk menambah cadangan panas bumi di luar potensi wilayah kerja eksisting sebesar 3 gigawatt,” ujar Edwil dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).

Saat ini, PGEO mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW. Kapasitas tersebut berasal dari enam wilayah operasi.

Selain itu, perseroan mengembangkan sejumlah proyek strategis. Proyek tersebut mencakup PLTP Hululais Unit 1 dan 2 dengan kapasitas total 110 MW. PGEO juga menggarap proyek co-generation dengan kapasitas gabungan 230 MW.

PGEO menargetkan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW beroperasi secara komersial pada 2030.

Edwil menegaskan pengembangan panas bumi sejalan dengan agenda nasional energi. Menurutnya, PGEO mendukung percepatan transisi energi dan upaya dekarbonisasi nasional.

“Langkah ini memperkuat kontribusi perusahaan dalam meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan pengembangan panas bumi juga mendukung swasembada energi nasional. Selain itu, proyek tersebut berperan dalam pencapaian target Net Zero Emission 2060.

PGEO memperoleh penetapan calon pelaksana PSPE setelah memenangkan seleksi Kementerian ESDM. Perseroan meraih nilai tertinggi sebesar 87,01.

Penetapan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017. Meski demikian, PGEO masih harus melengkapi ketentuan administratif sebelum memulai survei. (Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version