SERANG | RMN indonesia
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin apel pagi yang dilanjutkan dengan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di wilayah hukum Polda Banten. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Masjid Agung Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat (6/1).
Gerakan Indonesia Asri merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan sampah secara nasional dan terpadu. Program ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, serta diikuti personel Polda Banten, unsur TNI, instansi terkait, dan pelajar.
Dalam amanatnya, Kapolda Banten menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Kapolda.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti dan penataan lingkungan di kawasan Banten Lama menjadi simbol kuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat dalam mendukung gerakan nasional Indonesia Asri.
“Kawasan Banten Lama memiliki nilai historis, religius, dan budaya yang sangat tinggi. Menjaga kebersihan dan keasriannya bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga implementasi kebijakan nasional dalam menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Kapolda Banten turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat serta menekankan pentingnya menjadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai budaya dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak seluruh peserta apel dan masyarakat untuk menjadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai perilaku nyata, mulai dari mengelola sampah, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama demi mewujudkan Banten yang aman, sehat, resik, dan indah serta masyarakat yang sejahtera,” tutupnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan di kawasan Masjid Agung Banten Lama guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan representatif sebagai destinasi religi dan sejarah di Provinsi Banten. (fj)
