Rabu, September 9

BOGOR | RMN Indonesia

Memasuki usia ke-81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat perannya sebagai lembaga penyiaran publik. RRI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.

Hal itu menjadi pembahasan dalam Dialog Dinamika RRI Bogor bertema “81 Tahun RRI Mengabdi: Bersama Membangun Bangsa, Wujudkan Asta Cita dan Kesejahteraan”, Senin, 7 September 2026.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, mengatakan perjalanan RRI selama 81 tahun menjadi bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia. Menurutnya, RRI memiliki posisi strategis untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Delapan puluh satu tahun itu bukan usia yang pendek. RRI sudah melewati berbagai zaman dan menjadi saksi perjalanan bangsa kita, sehingga perannya sebagai lembaga penyiaran publik harus semakin strategis,” kata Ilham dalam dialog tersebut.

RRI Perlu Dekat dengan Masyarakat

Ilham menjelaskan sejumlah sektor yang masuk dalam ruang lingkup Komisi VII. Sektor tersebut mencakup perindustrian, UMKM, koperasi, ketenagakerjaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Menurut Ilham, sektor-sektor itu berkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, RRI dapat membantu masyarakat memahami berbagai program dan peluang dari pemerintah.

“Kebijakan pemerintah sebagus apa pun, program sebanyak apa pun, kalau masyarakat tidak tahu, tidak memahami, dan tidak tahu bagaimana mengaksesnya, maka manfaatnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, M. Mistam, mengatakan RRI terus memperkuat program siaran yang memberikan manfaat bagi masyarakat. RRI juga memanfaatkan siaran terestrial dan platform digital untuk menjangkau berbagai kalangan.

“RRI terus melakukan penguatan program agar tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui berbagai platform yang kami miliki, RRI ingin terus hadir, melayani, dan membersamai masyarakat di berbagai sektor,” kata Mistam.

RRI Dorong Pemberdayaan UMKM

Mistam menambahkan, RRI ikut mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM. RRI menjalankan peran tersebut melalui informasi, edukasi, dan ruang promosi bagi pelaku usaha.

Menurut Mistam, RRI perlu terus mengembangkan program siaran mengikuti perkembangan teknologi. Namun, RRI tetap harus menjaga fungsi utamanya sebagai lembaga penyiaran publik.

“RRI harus terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui platform digital, tetapi tetap menjalankan fungsi pelayanan publik. Harapannya, informasi yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi mampu memberikan pengetahuan dan mendorong masyarakat untuk semakin berdaya,” ujarnya.

RRI Jadi Jembatan Negara dan Rakyat

Ilham menekankan pentingnya RRI menjadi jembatan komunikasi dua arah antara negara dan masyarakat. RRI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membawa aspirasi publik kepada pemerintah.

Ia berharap RRI terus menjaga kredibilitas dan beradaptasi dengan perkembangan platform digital. Langkah itu penting agar RRI dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

“RRI jangan hanya menjadi corong kebijakan, tetapi juga harus menjadi telinga negara untuk mendengar rakyat. Sekali di udara, tetap di udara, tetapi yang lebih penting, tetap dekat dengan rakyat,” tutup Ilham. (Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version