NIAS | RMN indonesia
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Nias melalui Pos SAR Simeulue mengevakuasi empat nelayan yang perahunya mengalami mati mesin di Perairan Pulau Siumat, Kabupaten Simeulue, Aceh, Minggu (30/3/2026).
Informasi kejadian pertama kali diterima dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Simeulue, Iwang, yang melaporkan adanya perahu nelayan mengalami gangguan mesin dan membutuhkan bantuan evakuasi.
Peristiwa bermula pada Minggu (29/3) sekitar pukul 17.00 WIB saat para nelayan berangkat menuju perairan Pulau Siumat untuk memancing. Namun, pada Senin (30/3) sekitar pukul 07.00 WIB, perahu yang mereka gunakan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di laut.
Sekitar pukul 14.10 WIB, salah satu korban berhasil menghubungi Damkar Simeulue untuk meminta pertolongan. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Pos SAR Simeulue.
Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi, mengatakan pihaknya segera melakukan verifikasi sebelum memberangkatkan tim.
“Sebanyak enam personel Pos SAR Simeulue kami kerahkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujarnya.
Lokasi kejadian berada di koordinat 2°39’57” LU dan 96°21’29” BT atau sekitar 26,75 kilometer dari Pos SAR Simeulue, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Tim SAR akhirnya menemukan para korban pada pukul 16.20 WIB di koordinat 2°42’4.50″ LU dan 96°25’17.00″ BT.
Tiga orang korban bersama perahu berhasil dievakuasi ke Dermaga Pulau Siumat. Sementara satu korban turut bersama tim SAR untuk mencari teknisi guna memperbaiki mesin perahu. Seluruh tim kemudian tiba di Pelabuhan Pertamina Sinabang pada pukul 19.35 WIB dalam kondisi aman.
Adapun keempat korban yang berhasil diselamatkan masing-masing Hetra (40), Viki (20), Bukit (45), dan Engkel (50).
Operasi SAR ini melibatkan personel Pos SAR Simeulue dan masyarakat setempat, dengan dukungan peralatan seperti Rigid Inflatable Boat (RIB), perlengkapan SAR air dan medis, alat komunikasi, serta alat pelindung diri.
Putu Arga mengapresiasi seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses evakuasi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga operasi berjalan lancar,” katanya.
Dengan seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Keterangan Foto : Proses Evakuasi Terhadap Nelayan Yang Perahunya Mengalami Mati Mesin di Tengah Laut, di Perairan Simeulue – Aceh, Oleh Tim SAR.(adi)
