Rabu, Juni 3

JAKARTA | RMN Indonesia

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa pengendara mobil sedan BMW putih yang videonya viral karena merokok memakai pelat dinas palsu. Kemenhan memastikan kendaraan itu bukan dinas resmi dan tidak tercatat dalam inventaris kementerian.

Kepala Biro Umum Setjen Kemenhan, Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan, menyampaikan pada Senin (12/1/2026), “Mobil sedan BMW putih dengan pelat dinas Kemenhan 51692-00 kami pastikan menggunakan pelat palsu dan tidak sah. Kami tidak pernah memberikan izin penggunaan pelat tersebut.”

Toni menjelaskan seluruh kendaraan dinas Kemenhan berwarna hitam. Sedan BMW putih tidak termasuk daftar inventaris resmi. Kemenhan menghentikan penggunaan pelat nomor 51692-00 setelah masa berlakunya berakhir pada 1 Juni 2025 dan tidak diperpanjang.

“Mayjen TNI (Purn) Sudibyo sebelumnya menggunakan pelat itu secara resmi saat menjabat Wakil Rektor I Universitas Pertahanan RI,” kata Toni. Ia menambahkan bahwa pihak tertentu menyalahgunakan pelat yang sama pada Toyota Fortuner, dan kasus itu viral pada awal 2025.

Kemenhan kini bekerja sama dengan Polisi Militer TNI, Polri, dan aparat hukum setempat untuk menertibkan dan menelusuri pelat dinas palsu. “Kami menindaklanjuti kasus ini secara serius agar pihak manapun tidak lagi menyalahgunakan atribut negara,” tegas Toni.

Kemenhan meminta masyarakat bersikap bijak menanggapi informasi di media sosial dan menunggu penjelasan resmi. Kemenhan menekankan langkah ini penting untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

(Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version