Selasa, Agustus 4

TANGERANG | RMN Indonesia

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terus memperkuat upaya membangun budaya peduli lingkungan melalui program Adiwiyata di sekolah-sekolah. Sebagai bentuk apresiasi, DLH memberikan penghargaan kepada 40 sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata, Senin (3/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar sekolah terus menjadi penggerak dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, baik kepada peserta didik maupun masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi lingkungan sejak dini. Menurutnya, pembentukan karakter peduli lingkungan dapat dimulai dari lingkungan pendidikan.

“Penghargaan ini kita berikan kepada sekolah-sekolah yang sudah mendapatkan kategori Adiwiyata. Di Kota Tangerang ada 40 sekolah Adiwiyata. Hari ini penghargaan ini kami berikan untuk memotivasi mereka agar terus memberikan edukasi kepada siswa dan masyarakat pada umumnya,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan, sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi yang diberikan sejak usia dini diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan hingga dewasa.

“Kita terus berupaya menjaga lingkungan, khususnya di sekolah-sekolah, agar terus berperan aktif. Karena semuanya sebenarnya berawal dari sekolah. Ketika edukasi diberikan sejak awal kepada anak-anak, insya Allah ke depan mereka akan terus mengingat dan menerapkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup,” katanya.

Yudi menegaskan, DLH Kota Tangerang tidak hanya berupaya mempertahankan jumlah sekolah Adiwiyata yang telah ada, tetapi juga meningkatkan kualitas serta memperluas cakupannya.

Ke depan, DLH menargetkan seluruh sekolah di Kota Tangerang dapat mencapai predikat Adiwiyata Mandiri sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan.

“Sekarang ada 40 sekolah Adiwiyata. Insya Allah ke depan akan kita tingkatkan lagi, baik kualitas maupun jumlahnya. Harapan kita semua sekolah di Kota Tangerang bisa menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, DLH akan memperkuat kerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam melakukan pembinaan dan pendampingan kepada sekolah-sekolah yang belum memperoleh predikat Adiwiyata.

Menurut Yudi, sinergi antarperangkat daerah menjadi faktor penting agar program lingkungan di sekolah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kita akan terus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan sehingga sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan bisa semakin kuat dalam mendorong sekolah menjadi lebih peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.

Ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan di sekolah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pasca penggabungan organisasi perangkat daerah, fungsi pertanian dan penghijauan yang kini berada di bawah DLH juga akan mendukung pelaksanaan program edukasi lingkungan secara lebih terpadu.

Melalui penguatan program Adiwiyata, Pemkot Tangerang berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pembentukan generasi yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.(Wil)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version