Jumat, September 4

JAKARTA | RMN Indonesia

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi akar rumput.

Hal ini terlihat saat Dasco menerima audiensi dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 2 September 2026.

Pertemuan strategis tersebut tidak hanya dihadiri oleh Dasco. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @sufmi_dasco, terlihat hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menandakan bahwa aspirasi para pedagang kaki lima (PKL) menjadi perhatian serius di tingkat kebijakan nasional.

“Saya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menerima dan berdiskusi dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI),” tulis Dasco dalam unggahan Instagram pribadinya, dikutip Kamis, 3 September 2026.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Dasco mengungkapkan bahwa ada sejumlah poin krusial yang dibahas.

Fokus utama pembicaraan adalah mengenai tantangan nyata yang dihadapi oleh para pelaku usaha di sektor perdagangan kecil serta bagaimana menciptakan regulasi yang mendukung keberlangsungan usaha mereka.

“Banyak hal kami bahas bersama, mulai dari persoalan dan perkembangan sektor perdagangan, khususnya keberadaan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di berbagai daerah, hingga pentingnya membangun ekosistem perdagangan yang kondusif,” tulis Dasco.

Politisi senior yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Partai Gerindra ini menegaskan bahwa peran pedagang kaki lima tidak bisa dipandang sebelah mata.

Menurutnya, PKL adalah motor penggerak ekonomi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas dan menjadi sumber penghidupan bagi jutaan keluarga di Indonesia.

Bagi Dasco, menciptakan ekosistem yang kondusif di trotoar maupun pasar-pasar kecil adalah kunci agar ekonomi rakyat tetap tumbuh stabil di tengah tantangan global.

Ia memastikan bahwa setiap masukan yang diterima dari APKLI akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam merumuskan kebijakan ke depan.

“Pedagang kaki lima adalah wajah ekonomi rakyat yang terus bergerak, dan suara mereka layak didengar sampai ke ruang kebijakan,” kata Dasco. (Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version