Rabu, September 9

JAKARTA | RMN Indonesia

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membagikan 20.000 masker kepada pengemudi ojek online (ojol) di tiga titik pangkalan, yakni Mall Gandaria City, Stasiun Kebayoran Lama, dan MRT Blok M, Jakarta, Senin.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah dalam keterangannya, di Jakarta Senin, menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolda Metro Jaya.

“Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada para pengemudi ojol yang tetap beraktivitas di jalan di tengah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau,” katanya.

Ia menjelaskan para pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di ruang terbuka dalam menjalankan aktivitasnya.

“Pembagian masker dilakukan untuk membantu mengurangi paparan abu vulkanik, khususnya terhadap saluran pernapasan, selama mereka berkendara dan melayani kebutuhan masyarakat,” kata Firman.

Selain membagikan masker, personel Ditlantas Polda Metro Jaya turut memberikan imbauan keselamatan kepada para pengemudi ojol agar menggunakan perlindungan diri saat berkendara, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang berkurang, menjaga jarak aman, serta tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Firman menjelaskan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir memberikan perlindungan dan pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi sebaran abu vulkanik.

“Melalui pembagian 20.000 masker, diharapkan para pengemudi ojol dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman dan terlindungi,” katanya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mendatangkan hujan sebagai upaya meluruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu aktivitas masyarakat dan penerbangan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau telah menurun, tetapi sebaran abu vulkanik masih terjadi sejak hari sebelumnya hingga pagi.

“Kemudian untuk sebaran abu vulkanik, dari mulai kemarin, terus sampai malam, sampai pagi ini masih ada,” kata Suharyanto di Jakarta, Senin. (Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version