Rabu, Agustus 26

JAKARTA| RMN Indonesia

Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta tetap aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat pun hingga kini masih berlangsung normal di berbagai wilayah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Menurut Budi, kondisi tersebut terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat yang tetap berjalan normal. Polda Metro Jaya bersama jajaran juga terus memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat.

Selain aktivitas rutin, Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan terkait rencana aksi penyampaian aspirasi pada Kamis (27/8/2026) di kawasan DPR RI.

Terdapat dua kelompok yang telah menyampaikan pemberitahuan aksi, dengan jumlah peserta masing-masing diperkirakan antara 100 hingga 200 orang.

Budi menjelaskan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari aktivitas masyarakat yang setiap hari mendapat pelayanan pengamanan kepolisian. Dalam sehari, Polda Metro Jaya dapat menerima pemberitahuan sekitar 40 hingga 80 kegiatan aksi.

“Pada Senin ini, 71 aksi penyampaian aspirasi di beberapa titik yang dilaksanakan di DPR, ada lagi di beberapa kementerian kewilayahan, termasuk di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujarnya.

Di luar kegiatan penyampaian aspirasi, Polda Metro Jaya juga melakukan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat lainnya. Tercatat sedikitnya 16 kegiatan, mulai dari konser musik, Jambore Nasional hingga kegiatan masyarakat lainnya.

“Ada 16 kegiatan aktivitas masyarakat lainnya seperti konser musik, kegiatan-kegiatan Jambore Nasional, kegiatan masyarakat lainnya. Kami melakukan pengamanan pelayanan oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” kata Budi.

Terkait rencana aksi pada Kamis mendatang, Polda Metro Jaya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai perkembangan jumlah massa dan kegiatan yang akan berlangsung.

Koordinasi juga akan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib, aman, dan damai dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing wilayah.

Sementara itu, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Jika terjadi peningkatan jumlah massa secara signifikan, kepolisian akan menyesuaikan pola pengaturan lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kami memprioritaskan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Ada dua masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi ataupun masyarakat yang melaksanakan kegiatan rutin,” pungkasnya. (Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version