Rabu, Juni 17

GUNUNGSITOLI |RMN Indonesia

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, memimpin langsung kegiatan kontrol keliling di area blok hunian bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan, Senin (15/6).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas, sekaligus memastikan proses pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan itu, Sahat meninjau sejumlah blok hunian, memeriksa kondisi keamanan lingkungan, serta berdialog dengan petugas dan warga binaan. Ia juga memastikan seluruh prosedur pengamanan dan pelayanan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Sahat, kontrol keliling merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas. Kehadiran pimpinan secara langsung di lapangan dinilai penting untuk memastikan seluruh sistem pengawasan berjalan efektif.

“Kontrol keliling merupakan langkah nyata untuk memastikan situasi di dalam lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran pimpinan bersama jajaran di lapangan juga menjadi bentuk komitmen kami dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan kedisiplinan petugas, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal kepada warga binaan,” kata Sahat dalam keterangannya.

Ia menegaskan, kegiatan kontrol keliling akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari implementasi prinsip deteksi dini yang menjadi salah satu strategi utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Selain memastikan kondisi lapas tetap terkendali, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat koordinasi antarpetugas serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Pihak Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menyebutkan bahwa keterbukaan informasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Karena itu, berbagai kegiatan pengawasan dan pembinaan terus diinformasikan sebagai bentuk transparansi sekaligus akuntabilitas publik.

Melalui langkah tersebut, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli berupaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, humanis, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.(Fj).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version