JAKARTA | RMN Indonesia
Langkah Putri Kusuma Wardani di ajang Malaysia Open 2026 harus terhenti pada babak delapan besar. Pebulutangkis tunggal putri Indonesia itu gagal melangkah ke semifinal setelah dikalahkan wakil China, Wang Zhi Yi, di Axiata Arena, Jumat (9/1/2026). Putri menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21, 18-21 dalam pertandingan ketat berdurasi 50 menit.
Kekalahan tersebut tidak membuat Putri larut dalam kekecewaan. Atlet berusia 23 tahun itu justru menilai penampilannya kali ini lebih baik dibandingkan dua laga sebelumnya. Ia merasa mampu bermain lebih lepas dan berani mengeluarkan seluruh potensi permainan, meski mengakui konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama.
“Untuk keseluruhan hari ini lebih puas daripada dua pertandingan sebelumnya karena saya bisa bermain dengan lepas dan lebih mengeluarkan permainan dan lebih meningkat,” ujar Putri dalam keterangan resmi PBSI.
Ia menegaskan, peluang untuk merebut kemenangan sebenarnya terbuka di kedua gim. Namun, pengalaman dan kualitas lawan menjadi pembeda pada momen-momen krusial.
“Di gim pertama dan kedua sebenarnya ada kesempatan juga untuk bisa menang tapi saya akui masih belum bisa konsisten banget. Beda dua poin dari pemain top itu menurut saya sangat sulit untuk bisa dapatin poinnya,” kata Putri.
Putri juga menyoroti banyaknya poin yang terbuang ketika berada dalam posisi unggul, sesuatu yang membuatnya gagal mengamankan gim.
“Seperti di gim pertama dan kedua itu banyak buang poin, sudah unggul dua poin atau satu poin di atas tapi buat menjaga poinnya itu masih kurang konsisten,” tuturnya.
Usai tersingkir dari Malaysia Open 2026, juara Korea Masters 2024 itu langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, India Open 2026, yang berstatus Super 750 dan akan digelar pekan depan.
“Target di India Open Super 750 minggu depan, ingin masuk semifinal dulu. Saya berharap per match, satu match sampai nanti bisa nembus ke semifinal itu bisa bermain dengan baik dan bisa bermain dengan nothing to lose,” pungkas Putri. (dts/fj)

