Jumat, April 17

JAKARTA | RMN Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menargetkan lembaga investasi negara Danantara Indonesia mampu menyetorkan dana hingga 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp800 triliun ke kas negara setiap tahun.

Target tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam acara tasyakuran hari ulang tahun pertama Danantara yang digelar di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku cukup gembira setelah menerima laporan mengenai kinerja investasi Danantara yang menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menyebut tingkat pengembalian aset atau Return on Asset (ROA) lembaga tersebut pada 2025 meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya dapat laporan, saya cukup gembira. Return on asset tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen,” ujar Prabowo.

Menurutnya, perusahaan yang tergolong baik umumnya memiliki ROA minimal 10 persen. Sementara ROA sebesar 12 persen sudah termasuk kategori bagus, dan 15 persen dinilai sangat baik.

Karena itu, pemerintah menargetkan ROA Danantara dapat mencapai 10 persen dalam beberapa tahun ke depan. Meski demikian, Prabowo memahami bahwa target tersebut kemungkinan belum dapat dicapai pada masa awal operasional lembaga tersebut.

“Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10 persen. Tapi kita mengerti bahwa mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai,” katanya.

Prabowo menjelaskan, apabila Danantara mampu mencapai ROA sebesar 5 persen saja, maka lembaga tersebut berpotensi menghasilkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS atau setara Rp800 triliun per tahun bagi negara.

Meski memberikan target besar, Prabowo tetap mengapresiasi kinerja Danantara pada tahun pertama operasionalnya. Ia menilai keberhasilan sebuah lembaga investasi sangat ditentukan oleh integritas serta komitmen para pengelolanya.

Prabowo juga menyampaikan rasa syukur karena Indonesia kini memiliki lembaga investasi yang setara dengan sovereign wealth fund (SWF) global melalui Danantara.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, Danantara berpotensi menjadi salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia, bahkan diperkirakan dapat menempati peringkat keenam atau ketujuh secara global.

“Kita bersyukur sekarang sudah punya suatu badan yang bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia,” ujarnya.(Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version