Bogor | RMN Indonesia
Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor terus dilakukan sampai saat ini, Kamis (6/8/2026).
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menginginkan agar pasar ini diisi oleh para penjual barang bekas.
Menurutnya, hal itu bisa menarik wisatawan untuk datang ke pasar ini.
Bahkan, ia menyarankan agar tagline Pasar Babe atau Barang Bekas disematkan.
“Pasar loak dan onderdil bisa dimasukan kesini (Merdeka). Artinya bisa dikombinasikan dengan pasar loak dan barang bekas. Bisa sebagai daya tarik wisatawan,” kata Dedie Rachim saat sambutan di Pasar Merdeka.
Dedie Rachim melanjutkan, Pasar Merdeka ini letaknya sangat strategis sehingga keberadaan pasar ini harus dimaksimalkan.
“Di sini banyak potensi yang bisa kita gali. Tapi, harus kolaborasi semua,” ujarnya.
Pasar Merdeka ini dibangun dengan konsep bangunan tiga lantai.
Setiap lantai nantinya diisi oleh PKL dan disediakan untuk zona food court.
Los sudah dibangun dan terlihat sudah selesai semua.
“Mungkin lebih dari 90 persen dan tinggal finishing saja,” ujarnya.
Ia menargetkan, pasar ini bisa beroperasi bulan Oktober.
“Dan pengisian pasar bisa dilakukan September,” ucapnya.
Sementara itu, pantauan wartawan Dedie Rachim langsung meninjau pembangunan Pasar Merdeka ini.
Dedie Rachim berkeliling di semua bagian pasar mulai dari lantai bawah sampai lantai atas.
Beberapa kios dan los langsung dicek olehnya.
Beberapa pekerja terlihat ada yang mengecat besi, sampai memasang instalasi listrik. (Fj)
