JOMBANG | RMN Indonesia
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkit kegagalan pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam lima tahun terakhir.
Cak Imin mengungkap hal itu setelah menghadiri acara Majelis Pemberdayaan Manusia di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’Arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (28/8).
Menurutnya, kegagalan itu telah merusak ukhuah nahdiyin.
Pria yang juga Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menyebut NU secara umum harus mengevaluasi diri.
“Kegagalan lima tahun terakhir ini harus menjadi evaluasi karena muktamar merupakan forum evaluasi,” ujarnya seperti dikutip dari JPNN Jatim
Muhaimin mengatakan, kegagalan pengurus pun terlihat dengan situasi di PBNU yang terus memanas.
“Saling pecat, berantem, kewibawaan para kiai pun hilang, saling mengancam tidak diberi SK,” katanya.
“Loyalitas hilang. Lalu harus bergantung kepada siapa? Satu-satunya cara bangun ukhuah, jangan mengulangi kesalahan,” katanya.
Cak Imin tampaknya kesal banget, hingga merasa perlu tiga kali mengulang satu kalimat yang sama.
“Jangan mengulangi yang salah, yang salah, yang salah,” kata Cak Imin sesaat sebelum masuk ke mobilnya.
“Saya mengetuk kesadaran para pimpinan NU, tidak ada jalan lain agar kekuatan NU ini tidak punah, kecuali NU memiliki sistem yang mandiri,” imbuhnya. (Egi)
