Serang | RMN Indonesia
Warga Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, kini kembali bisa menikmati akses mobilitas yang aman setelah Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah tersebut.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Selasa, yang hadir meninjau sekaligus membuka akses penghubung tersebut mengapresiasi kerja nyata jajaran TNI yang merealisasikan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam waktu pengerjaan 48 hari.
“Untuk pengerjaan nya kurang lebih selesai dalam jangka waktu 48 hari, dan tentu ini sangat bermanfaat khususnya bagi warga kami di Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin,” ujarnya.
Infrastruktur sepanjang 8 meter dengan lebar 5 meter ini dibangun sebagai solusi cepat atas ambruk nya jembatan lama akibat terjangan bencana banjir yang melanda kawasan tersebut pada Februari lalu.
Ia memastikan, pulihnya akses jembatan ini memberikan dampak krusial bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan hingga mendongkrak kembali roda perekonomian lokal yang sempat tersendat pasca banjir.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menginisiasi program yang luar biasa ini. Sehingga berdampak dan sangat bermanfaat bagi warga kami di Kabupaten Serang,” imbuhnya.
Sementara itu, Dandim 0602/Serang Kolonel Arm. Oke Kristiyanto, menjelaskan pembangunan infrastruktur darurat ini merupakan bagian dari program pengadaan 11 jembatan perintis di wilayah teritorial nya yang diprioritaskan untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak bencana.
“Ini merupakan jembatan ketiga yang dibangun di Kabupaten Serang. Yang pertama Jembatan Gantung, kedua Jembatan Ciagel, dan jembatan di Kemuning yang ketiga. Nanti yang keempat sebentar lagi itu Cikeusal, sudah jadi juga jembatan nya,” terangnya.
Ia berharap kehadiran jembatan permanen pengganti ini dapat dirawat bersama oleh masyarakat serta mampu mengoptimalkan kembali aktivitas sosial dan distribusi ekonomi warga setempat. (Fj)
