Kamis, Oktober 15

LEGOK | RMN Indonesia

Camat Legok bersama jajaran turun tangan langsung meninjau lokasi kebakaran hebat yang meluluhlantakkan sebuah gudang penyimpanan pipa serta tiga unit rumah warga di Jalan Angsana Lestari II Nomor G2, Blok A2, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa sore (13/10).

Insiden yang diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi tersebut terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 16.40 WIB. Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, petugas di lapangan masih berjibaku melakukan proses pendinginan.

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Camat Legok memantau langsung proses pemadaman serta memastikan koordinasi lintas instansi berjalan lancar. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang bergerak cepat membantu penanganan darurat di wilayah Kecamatan Legok.

“Kami hadir di lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal, keselamatan warga terjamin, serta koordinasi antarsektor, baik dari BPBD, TNI, Polri, maupun pihak swasta, dapat bersinergi dengan baik dalam memadamkan api,” ujar Camat Legok di lokasi kejadian, Selasa (13/10/26).

Kendala utama di lapangan adalah sulitnya mendapatkan sumber air bersih untuk memadamkan titik api yang masih menyala. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melalui Bang Ben menjelaskan bahwa hingga Rabu siang, petugas masih berupaya melokalisir api.

“Api masih memerah karena sulitnya sumber air di lokasi kejadian. Sampai saat ini petugas masih berupaya keras untuk memadamkan api sepenuhnya,” ungkap Bang Ben.

Guna menjinakkan si jago merah, sebanyak 17 armada pemadam kebakaran gabungan dikerahkan ke lokasi. Bantuan tersebut meliputi:

Unit Damkar Internal: Mako Legok (1 unit), Mako 00 Curug (2 unit), Kelapa Dua (1 unit), Tigaraksa (1 unit), BSD (1 unit), dan Pasar Kemis (1 unit).

Bantuan Lintas Wilayah & Instansi: Damkar perbantuan dari Bogor (2 unit), Damkar Kota Tangerang Selatan (1 unit), truk tangki pengembang Summarecon dan Paramount (2 unit), Damkar Yon TP Legok (3 unit), Damkar Koramil Curug (1 unit), serta truk tangki PT Serim (1 unit).

Pemerintah Kecamatan Legok mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di tengah musim kemarau atau kondisi cuaca yang rentan memicu kebakaran besar.

Berdasarkan laporan sementara hingga saat ini, dipastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa nahas tersebut. Pemerintah Kecamatan Legok bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan penanganan pasca-kebakaran serta pendataan kerugian material yang dialami warga terdampak. (Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version