Jumat, April 17

JAKARTA | RMN indonesia

Merdeka Sebuah unggahan di media sosial ramai diperbincangkan karena menyilapi besaran insentif bagi yayasan Pengelola program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Diketahui, dalam ostingan itu disebutkan bahwa pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berpotensi menerima insentif Rp6 juta per hari selama 313 hari operasional per tahun.

Selain itu, Skema insentif disebut berbasis ketersediaan fasilitas (availability based), sehingga tetap dibayarkan selama fasilitas memenuhi standar dan siap beroperasi, bukan berdasarkan jumlah porsi makanan yang disalurkan.

Perhitungan dalam unggahan tersebut menyebut total insentif bisa mencapai sekitar Rp1,87 miliar per tahun per unit, bahkan berpotensi triliunan rupiah jika dikalikan jumlah SPPG tertentu.

Hal ini memicu beragam respons warganet, mulai dari pertanyaan soal transparansi anggaran hingga permintaan klarifikasi resmi.

Hingga kini, belum ada tanggapan terbaru dari pihak terkait, sementara program MBG tetap menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah.(fj).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version