Senin, Juli 13

Jakarta | RMN Indonesia

Partai Golkar kembali melakukan langkah konsolidasi demi mencetak generasi penerus yang tangguh dan mampu menjawab tantangan politik masa depan.

Melalui organisasi sayapnya, partai berlambang pohon beringin ini menggelar Pembukaan Diklat Kader Muda Nasional PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Gelombang III Tahun 2026 yang dirangkai secara beriringan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPG.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menekankan bahwa program kaderisasi ini adalah investasi jangka panjang partai. Menurutnya, diklat bukan sekadar ajang transfer ilmu politik, melainkan kawah candradimuka untuk melatih kepekaan kader terhadap masalah sosial.

“Diklat ini bagi Partai Golkar sangat vital karena mempersiapkan anak-anak muda yang memiliki karakter sekaligus memiliki wawasan yang baik, mengerti persoalan, dan bisa menyelesaikan persoalan,” kata Sarmuji saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, dikutip Sabtu, 11 Juli 2026.

Sarmuji juga menyoroti cepatnya arus perubahan zaman saat ini. Ia meminta para kader muda AMPG untuk tidak kaku dan terus membiasakan diri dengan dinamika yang ada, karena pendekatan masa lalu seringkali tidak lagi ampuh untuk memecahkan masalah masa kini.

“Apa yang kita lakukan kemarin belum tentu cocok dengan apa yang kita hadapi hari ini. Kemampuan untuk beradaptasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman adalah kunci agar kita tetap relevan dengan situasi sekarang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menjelaskan bahwa sebelum memasuki sesi diklat, acara didahului oleh Rapimnas yang dihadiri perwakilan 36 DPD AMPG dari seluruh penjuru Tanah Air. Ia menyebut agenda ini merupakan mandat langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama Sekjen M. Sarmuji.

“Setelah ini kami akan melaksanakan diklat selama tiga hari, mulai besok sampai hari Minggu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi AMPG di seluruh Indonesia,” ujar Said.

Said menambahkan, fokus utama diklat kali ini adalah menyatukan frekuensi para Ketua AMPG tingkat provinsi yang baru saja terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda). Penyatuan visi ini dinilai krusial agar mesin partai bisa bergerak seirama.

“Kami ingin seluruh Ketua AMPG yang baru berjalan selaras dalam menggerakkan AMPG di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, hingga desa untuk memperkuat Partai Golkar ke depan,” katanya.

Menariknya, agenda politik ini juga disisipi dengan aksi nyata penyelamatan lingkungan. Seluruh peserta diklat dilibatkan dalam gerakan penanaman pohon. Secara nasional, AMPG menargetkan penanaman 444.444 pohon, angka yang disesuaikan dengan nomor urut empat milik Partai Golkar.

Sebagai penanda dimulainya gerakan tersebut, sebanyak 444 bibit pohon beringin ditanam secara simbolis di Jakarta. Lewat aksi ekologis ini, Said berharap kader Golkar di seluruh pelosok daerah dapat menginspirasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memantapkan kerja-kerja pengabdian. (Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version