Jumat, Juli 24

TANGERANG | RMN Indonesia

Festival Cisadane 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di kawasan Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, Rabu (22/7/2026). Mengusung tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, festival tahunan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang ini hadir dengan konsep yang lebih atraktif sekaligus mencatat prestasi sebagai salah satu dari Top 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan bahwa Festival Cisadane tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga berperan sebagai media promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang mampu mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional.

“Masuknya Festival Cisadane dalam Karisma Event Nusantara merupakan pencapaian yang patut kita syukuri. Ini menjadi bukti bahwa festival yang kita miliki mendapat pengakuan di tingkat nasional. Ke depan, kami berharap kualitas penyelenggaraannya terus meningkat sehingga mampu menjadi salah satu event terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan pemerintah, termasuk layanan transportasi gratis Bus Tayo menuju lokasi festival, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan dengan lebih mudah dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan menjelaskan, pembukaan Festival Cisadane tahun ini dirancang dengan konsep yang berbeda. Sungai Cisadane dijadikan panggung utama untuk menampilkan berbagai atraksi budaya yang merepresentasikan identitas Kota Tangerang.

Beragam pertunjukan ditampilkan dalam seremoni pembukaan, mulai dari tarian kolosal di atas panggung apung, atraksi perahu naga, liong dance, pertunjukan sirkus api, hingga pesta kembang api yang memukau ribuan pengunjung.

“Melalui konsep ini kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa Sungai Cisadane bukan hanya ikon geografis Kota Tangerang, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari perjalanan kota,” jelas Boyke.

Ia menambahkan, tema Flowing Heritage, Growing Courage mencerminkan komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus menumbuhkan keberanian dalam menghadirkan inovasi agar Festival Cisadane terus berkembang mengikuti dinamika zaman.

Festival yang berlangsung hingga 26 Juli 2026 tersebut menghadirkan beragam kegiatan, seperti pameran UMKM dan ekonomi kreatif, bazar kuliner, kriya, fesyen, pertunjukan seni budaya, layanan publik dari perangkat daerah, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurut Boyke, keberhasilan Festival Cisadane masuk dalam Karisma Event Nusantara menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Festival Cisadane menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya lokal, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan agar datang dan mengenal Kota Tangerang,” katanya.

Tingginya antusiasme masyarakat tampak sejak hari pertama penyelenggaraan. Ribuan warga memadati kawasan festival untuk menikmati berbagai atraksi budaya dan hiburan yang disuguhkan.

Salah seorang pengunjung, Nurul, mengaku terkesan dengan konsep pembukaan tahun ini yang memanfaatkan Sungai Cisadane sebagai pusat pertunjukan.

“Acara tahun ini lebih meriah dan berbeda. Atraksi di sungai sangat menarik, ditambah pertunjukan seni dan kembang api yang membuat suasananya semakin spektakuler. Semoga Festival Cisadane terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kota Tangerang,” ujarnya. (Wil)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version