Jumat, Oktober 9

BANDUNG | RMN Indonesia

Satreskrim Polrestabes Bandung masih menyelidiki dugaan keracunan yang dialami lebih dari 200 orang setelah menyantap makanan di restoran 88 SEOUL, 23 Paskal, Kota Bandung. Peristiwa tersebut dilaporkan sejumlah pelanggan pada akhir pekan lalu, 3-4 Oktober 2026.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kejadian serta memastikan rangkaian peristiwa yang dialami para pelanggan.

“Kita melakukan penyelidikan,” ujar Anton saat dikonfirmasi, Kamis 8 Oktober 2026.

Dalam prosesnya, polisi telah mendatangi lokasi restoran yang berada di kawasan 23 Paskal Bandung. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dapat membantu penyelidikan.

Selain mengecek lokasi kejadian, penyidik mendatangi beberapa orang yang diduga menjadi korban. Langkah tersebut dilakukan untuk menggali informasi terkait dugaan keracunan yang terjadi setelah mereka menyantap makanan di restoran tersebut.

“Kita sudah mendatangi tempat resto tersebut. Kita juga mendatangi beberapa korban yang diduga mengalami keracunan untuk didalami peristiwa tersebut,” katanya.

Sementara itu, pihak 88 SEOUL sebelumnya menghentikan sementara operasional gerai pada 7 hingga 8 Oktober 2026. Penutupan dilakukan setelah manajemen menerima laporan dari sejumlah pelanggan.

Operations General Manager 88 SEOUL, Daniel Yahya, mengatakan penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi internal. Menurutnya, manajemen melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh, sekaligus mengevaluasi proses serta standar operasional di gerai tersebut.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh, serta evaluasi terhadap proses dan standar operasional di gerai,” ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu 7 Oktober 2026. (Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version