Jumat, Juli 31

TANGERANG | RMN Indonesia

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang mengapresiasi kolaborasi berbagai komunitas dalam memperkuat gerakan perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Harmoni Gerakan Bersama bertajuk “Satu Tarikan Nafas Kebaikan” yang digelar Lintas Komunitas Indonesia di Patio Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menilai keterlibatan masyarakat melalui komunitas menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, upaya perlindungan anak tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dilakukan oleh pemerintah.

“Kegiatan Harmoni Gerakan Bersama ini menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak di Kota Tangerang. Pemerintah, komunitas, dan dunia pendidikan harus terus bersinergi untuk membangun lingkungan yang ramah dan memberikan ruang tumbuh terbaik bagi generasi muda,” ujar Tihar.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan ekosistem perlindungan anak yang lebih kuat. Dengan keterlibatan berbagai pihak, edukasi mengenai pengasuhan, pencegahan kekerasan, hingga pemenuhan hak anak dapat semakin luas diterima masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harmoni Gerakan Bersama, Awaludin Reza Permana, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. Agenda ini diikuti oleh 80 kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) se-Kota Tangerang sebagai peserta utama.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai materi edukatif yang berkaitan dengan pengasuhan anak, kesehatan mental, pencegahan kekerasan, serta upaya membangun keluarga yang harmonis.

“Materi yang diberikan mencakup edukasi parenting, kesehatan mental anak bersama tim psikologi, pencegahan kekerasan, hingga strategi membangun keluarga harmonis agar dapat membentuk generasi yang memiliki karakter positif,” jelas Awaludin.

Menurutnya, keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan ini memiliki peran strategis karena sekolah menjadi salah satu lingkungan utama dalam mendukung perkembangan anak. Sinergi antara sekolah, keluarga, komunitas, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan ruang yang lebih aman dan mendukung bagi anak-anak.

“Melalui dukungan para kepala sekolah dan kolaborasi lintas komunitas, kami berharap nilai-nilai kebaikan dapat terus diterapkan dan diteruskan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga,” pungkasnya.(Wil)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version