Minggu, November 8

BALI | RMN Indonesia

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), sekaligus ketua DPRD Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih, kembali menggelar kegiatan sosialisasi bersama masyarakat.

Kali ini, ia bersama timnya menyelenggarakan acara bertajuk “Sarasehan Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) oleh Seluruh Anggota MPR RI” yang berlangsung di Bali pada Jumat (6/11/2026).

Acara sarasehan ini mengusung tema penting mengenai penguatan pemahaman ideologi dan ketatanegaraan, yakni “Mengenal MPR RI: Memahami Peran, Fungsi, dan Kewenangan MPR sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat”.

Dalam pemaparannya, politisi yang akrab disapa Demer ini menegaskan bahwa sebagai anggota MPR, sudah menjadi kewajiban mutlak untuk selalu hadir dan terjun langsung di tengah-tengah masyarakat. Langkah ini penting guna menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global yang melanda dunia saat ini.

“Karena anggota MPR harus selalu terjun ke masyarakat. Sekarang ini, yang namanya negara-negara maju banyak yang sudah kacau, seperti Italia dan Prancis yang dilanda banyak aksi demonstrasi. Kita harus menjaga Indonesia,” ujar Gde Sumarjaya Linggih.

Oleh karena itu, ia menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah strategis pemerintah pusat. Menurutnya, arah kebijakan nasional saat ini sudah berada di jalur yang tepat dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Negara ini sedang diperbaiki betul oleh Pak Prabowo, karena kita tahu bahwa kita sudah mulai ke arah yang memperhatikan masyarakat,” tambah Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Bali tersebut.

Salah satu pilar penting untuk menjaga ketahanan nasional dari lingkup terkecil adalah melalui kemandirian ekonomi. Gde Sumarjaya Linggih secara khusus mendorong kaum perempuan dan ibu-ibu di Bali untuk tidak ragu terjun ke dunia wirausaha demi menopang stabilitas finansial keluarga.

“Harapan tyang (saya), ibu-ibu juga bisa ikut membantu perekonomian keluarga. Tidak perlu langsung besar, cukup mulai dari usaha kecil-kecilan,” tuturnya.

Ia meyakini, jika setiap rumah tangga memiliki kemandirian finansial melalui sektor UMKM, dampak positifnya akan dirasakan secara luas di masyarakat. “Karena kalau setiap keluarga punya usaha, tentu akan sangat bermanfaat,” lanjutnya.

Kegiatan sarasehan kebangsaan ini berlangsung dengan dialogis dan mendapat antusiasme yang tinggi dari warga setempat yang memadati lokasi acara. Di akhir penyampaiannya, Gde Sumarjaya Linggih turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga Bali atas sambutan hangat yang diberikan sepanjang jalannya acara.

“Matur suksma untuk masyarakat yang sudah menyambut kami dengan hangat,” pungkasnya.(Egi)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version