SERANG | RMN indonesia
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat banjir masih melanda tiga kecamatan hingga Selasa (3/2/2026). Sebanyak 201 kepala keluarga (KK) atau 871 jiwa terpaksa mengungsi akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut di sejumlah wilayah terdampak.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Serang, banjir saat ini masih terjadi di Kecamatan Carenang, Binuang, dan Tanara. Sementara itu, beberapa wilayah lain yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi dilaporkan mulai berangsur kondusif dan sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing.
“Sebagian warga terdampak sudah melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat dan ke lokasi yang lebih aman. Di beberapa kecamatan, pengungsi juga sudah kembali ke rumah masing-masing,” demikian keterangan BPBD Kabupaten Serang.
Meski demikian, BPBD menegaskan banjir masih terjadi di tiga kecamatan tersebut dengan tinggi muka air (TMA) yang bervariasi. Di Kecamatan Tanara, genangan air masih merendam Kampung Sukamaju dan Kampung Kemuludan dengan ketinggian berkisar antara 15 hingga 60 sentimeter.
Sementara di Perumahan Grand Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, banjir tercatat memiliki ketinggian 5 hingga 70 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian penduduk memilih bertahan di lokasi pengungsian.
Di Kecamatan Binuang, BPBD melaporkan banjir di Kampung Kuranji kembali mengalami kenaikan dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 40 sentimeter. Adapun di Kampung Kawaran, genangan tercatat berada di kisaran 5 hingga 20 sentimeter, sementara di Perumahan Green Harmony Warakas ketinggian air berkisar antara 10 hingga 15 sentimeter.
Lokasi pengungsian warga tersebar di sejumlah titik. Di Perumahan Grand Mekarsari, Kecamatan Carenang, tercatat sebanyak 82 KK atau 368 jiwa masih mengungsi. Di Kecamatan Binuang, pengungsi berada di Kampung Kuranji dengan jumlah 29 KK atau 149 jiwa, serta di Kampung Kawaran sebanyak 10 KK atau 25 jiwa.
Sementara itu, di Kecamatan Tanara, pengungsi tersebar di Kampung Sukamaju dan Kampung Kemuludan, Desa Tanara, dengan total 80 KK atau 329 jiwa.
BPBD Kabupaten Serang mengingatkan warga untuk tetap waspada menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah tersebut. Peringatan dini cuaca dikeluarkan oleh BMKG Banten yang menyebut adanya peluang hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
“Potensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini dapat meluas ke wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kota Serang,” demikian peringatan BMKG. (fj)
