TANGERANG | RMN Indonesia
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, meminta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kesiapan dan respons cepat dalam menangani persoalan lalu lintas, khususnya kemacetan di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang.
Hal tersebut disampaikan Maryono saat memimpin Apel Siaga Dishub Kota Tangerang di Kantor Dishub, Neglasari, Selasa (28/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya keberadaan petugas di lapangan sebagai garda terdepan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Menurut Maryono, kemacetan merupakan salah satu tantangan yang umum terjadi di wilayah perkotaan dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi. Meski tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk melakukan berbagai upaya pengendalian agar dampaknya dapat diminimalkan.

“Yang paling penting adalah bagaimana petugas hadir dan bergerak cepat ketika terjadi kepadatan lalu lintas. Kehadiran di lapangan menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Maryono.
Ia menjelaskan, kelancaran arus lalu lintas memiliki dampak besar terhadap berbagai sektor, mulai dari aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, personel Dishub diminta untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, dan selalu siap merespons kondisi di lapangan.
Selain pengendalian kemacetan, Maryono juga meminta Dishub melakukan evaluasi terhadap berbagai layanan transportasi yang berada di bawah kewenangannya. Perbaikan dan optimalisasi layanan seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), angkutan Tayo, SiBenteng, bus sekolah gratis, hingga berbagai aspek teknis operasional harus terus dilakukan.
“Setiap persoalan harus dibahas dan dicarikan solusi bersama. Tujuannya agar seluruh layanan transportasi di Kota Tangerang semakin baik dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.

Maryono menegaskan, seluruh petugas Dishub merupakan bagian dari wajah pelayanan Pemerintah Kota Tangerang di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga profesionalitas, semangat kerja, serta memberikan pelayanan yang maksimal.
“Kita harus terus hadir membantu masyarakat. Pastikan titik-titik yang menjadi tanggung jawab Dishub dapat ditangani dengan baik dan program kerja berjalan sesuai harapan,” tegasnya.
Setelah pelaksanaan apel, Maryono turut meninjau Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tangerang sebagai pusat pengawasan dan pengendalian lalu lintas berbasis teknologi. ATCS tersebut terhubung dengan 33 kamera CCTV yang tersebar di sejumlah persimpangan strategis untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung.

Dengan dukungan teknologi tersebut, Pemkot Tangerang berharap pengaturan arus kendaraan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan adaptif terhadap kondisi di lapangan, sehingga mobilitas masyarakat semakin nyaman dan lancar.(Wil)
