TANGERANG | Indonesia
Festival Cisadane (Fescis) 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan budaya dan hiburan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan. Sebagai salah satu event yang masuk dalam 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 hasil kurasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Festival Cisadane tahun ini mengusung semangat penyelenggaraan yang lebih berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih Sungai Cisadane yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama jajaran Pemerintah Kota Tangerang dan masyarakat di kawasan Kampung Berkelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Jumat (24/7/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga bersama melalui jogging dan senam pagi. Setelah itu, peserta bersama-sama melakukan aksi penghijauan dan membersihkan lingkungan sekitar sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem Sungai Cisadane.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Festival Cisadane tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Festival Cisadane bukan hanya tentang pertunjukan budaya dan hiburan, tetapi juga bagaimana kita menghadirkan kepedulian terhadap alam. Penanaman pohon dan menjaga kebersihan sungai merupakan langkah nyata untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi Kota Tangerang, baik sebagai ikon daerah maupun sebagai salah satu sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian sungai menjadi tanggung jawab bersama.

“Air merupakan sumber kehidupan yang harus kita jaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat Sungai Cisadane agar tetap bersih, sehat, dan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendi, mengapresiasi langkah Pemkot Tangerang yang terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, khususnya menjaga kualitas Sungai Cisadane sebagai sumber air baku.
Ia mengatakan, pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Tangerang masih berjalan dengan baik meskipun saat ini memasuki periode musim kemarau. Perumda Tirta Benteng juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pasokan air.
“Pelayanan air bersih masih berjalan normal. Kami terus melakukan upaya pengamanan sumber air, termasuk langkah preventif seperti penanganan sedimentasi dan berbagai upaya lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Doddy.
Ia menambahkan, keberlanjutan sumber daya air membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. Tidak hanya pemerintah dan pengelola layanan air bersih, tetapi juga peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar sungai.

Melalui Festival Cisadane 2026, Pemerintah Kota Tangerang berharap semangat menjaga lingkungan dapat menjadi gerakan bersama. Selain memperkuat daya tarik wisata, festival ini juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga Sungai Cisadane sebagai warisan lingkungan bagi masa depan.(Wil)
