JAKARTA | RMN Indonesia
TripAdvisor, perusahaan perjalanan daring terbesar dunia sedang merombak bisnis besar-besaran dengan memangkas sekitar 20% tenaga kerja. Langkah ini diambil demi efisiensi dan fokus pada pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Melansir Economic Times, Senin (10/11), platform ulasan terbesar ini berencana menyederhanakan struktur organisasi bisnisnya dengan menggabungkan operasi platform antara TripAdvisor dan Viator.
Penggabungan itu ditujukan agar TripAdvisor dan Viator lebih fokus pada pengalaman pengguna serta mempercepat integrasi kecerdasan buatan di seluruh layanannya. Selain itu, TripAdvisor juga berencana menghubungkan langsung platform-nya dengan ChatGPT, sebagai bagian dari upaya membangun kembali bisnis pasca-pandemi dan memperluas layanan di segmen perjalanan yang tengah tumbuh pesat.
Sebagai bagian dari perombakannya, TripAdvisor akan mengurangi sekitar 20% dari 2.860 karyawan globalnya yang tercatat hingga akhir 2024. Langkah pemangkasan ini diperkirakan akan berdampak pada hampir 600 pekerja di berbagai divisi, termasuk TripAdvisor, Viator, dan unit lainnya.
Dengan efisiensi ini, perusahaan menargetkan penghematan biaya sebesar US$ 85 juta hingga akhir 2027. Langkah ini terjadi di tengah tekanan dari investor aktivis Starboard Value, yang memegang sekitar 9% saham TripAdvisor dan mendorong perusahaan untuk melakukan penyesuaian strategis.. (jr)
