JAKARTA | RMN Indonesia
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mempercepat rehabilitasi pascabencana Sumatera Barat. Selain itu, ia menugaskan fokus kerja ke Kabupaten Tanah Datar, Agam, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan.
Tito memimpin verifikasi data di 16 kabupaten/kota terdampak bencana. Ia meminta kepala daerah memeriksa listrik, BBM melalui SPBU, gas elpiji, internet, air bersih, dan layanan PDAM. Kemudian, Tito menegaskan bahwa indikator pemulihan utama—pemerintahan, layanan kesehatan dan pendidikan, akses darat, ekonomi, dan kondisi sosial—cukup menggembirakan.
Namun, Tito menekankan empat daerah dengan kerusakan besar memerlukan dukungan lintas sektor agar segera pulih. Sebagai tambahan, sejumlah daerah lain masih perlu memperbaiki jalan, jembatan, dan infrastruktur air bersih.
Pemerintah memetakan kondisi 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Tito membagi daerah menjadi tiga kategori: sudah normal, setengah normal, dan belum normal.
Tito meminta kepala daerah mendata rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Kepala daerah memperbaiki rumah, membangun hunian sementara, dan menyiapkan relokasi untuk mengurangi jumlah pengungsi.
Pemerintah memberi bantuan perbaikan rumah: Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat. Tito menegaskan kepala daerah harus memastikan bantuan digunakan untuk renovasi rumah dan tidak disalahgunakan. Oleh sebab itu, Tito mengingatkan aparat penegak hukum akan menindak setiap penyimpangan.
Tito menyiapkan program untuk memulihkan daya beli masyarakat. Selain itu, pemerintah memberi bantuan jaminan hidup, bantuan sosial, dan Dana Tunggu Hunian (DTH). Tito meminta Dinas Sosial mendata warga yang mengalami penurunan status sosial ekonomi agar menerima bantuan dengan tepat.
Tito memimpin rapat koordinasi yang dihadiri Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, serta jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Provinsi Sumbar.
(hab/con)
