GUNUNGSITOLI | RMN Indonesia
Lapas Kelas IIB Gunungsitoli memperkuat kapasitas petugas pengamanan melalui kegiatan Zoom Meeting yang membahas penguatan tugas dan fungsi pengamanan serta intelijen.
Kegiatan ini diikuti Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), Kepala Sub Seksi Keamanan, serta seluruh petugas pengamanan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait optimalisasi peran pengamanan dan intelijen, termasuk pentingnya deteksi dini, kewaspadaan, serta langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan.
Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Rindra Wardhana, dalam arahannya menekankan pentingnya integritas dan sinergi antarpetugas dalam menjalankan tugas.
Ia juga menyoroti peran strategis fungsi intelijen sebagai instrumen deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan, sehingga sistem pengamanan di lapas dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Melalui kegiatan ini, jajaran pengamanan Lapas Gunungsitoli diharapkan semakin sigap, responsif, dan profesional dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Penguatan kapasitas ini sekaligus menjadi komitmen Lapas Gunungsitoli dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.(Adi).
Keterangan Foto : Pimpinan dan Pegawai Lapas Kls IIB Gunungsitoli Saat Mengikuti Zoom Meeting, di Pimpin Oleh Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Rindra Wardhana,(fj)
