JAKARTA | RMN Indonesia
Aksi pencurian sepeda motor disertai teror tembakan di Jakarta Barat akhirnya berhasil dibongkar polisi. Tim Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku utama yang terlibat dalam peristiwa mencekam tersebut di lokasi berbeda, setelah aksi mereka viral dan melukai seorang warga.
Kedua pelaku berinisial Vebran Vernando (VV) dan Robi Candra (RC). Vebran ditangkap lebih dulu oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di sebuah homestay di kawasan Yogyakarta pada Jumat, (9/1/2026). Sementara Robi dibekuk di wilayah Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu, (10/1/2026), sekitar pukul 03.06 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Vebran diketahui sebagai pelaku yang melepaskan tembakan ke arah warga, sedangkan Robi berperan sebagai eksekutor pencurian sepeda motor. Selain dua pelaku tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain berinisial AN, meski peran yang bersangkutan masih dalam pendalaman.
“Para tersangka dibawa ke Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya. Barang bukti tersebut meliputi dua pucuk senjata api rakitan, 12 butir peluru, satu buah kunci letter T, 15 anak kunci letter T, serta tujuh unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 479 KUHP dan atau tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468 KUHP.
Peristiwa pencurian bersenjata ini terjadi pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, dan terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu kecaman publik.
Dalam video yang beredar, terlihat warga memergoki aksi pencurian dan berupaya menggagalkan pelaku dengan menarik bagian belakang sepeda motor yang hendak dibawa kabur. Sepeda motor tersebut akhirnya terjatuh sebelum sempat dilarikan.
Sejumlah warga kemudian berhasil menyergap salah satu pelaku hingga terjatuh. Namun situasi berubah mencekam ketika pelaku lain datang menghampiri dan melepaskan tembakan ke arah warga. Akibatnya, seorang warga tertembak dan tersungkur di lokasi kejadian.
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menjelaskan bahwa korban mengalami luka tembak di bagian kaki.
“Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu,” ujar Gomos kepada wartawan, Rabu, (7/1/2026).
Gomos menambahkan, meski sempat dikejar warga, kedua pelaku akhirnya berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban. Sementara sepeda motor yang digunakan pelaku justru tertinggal di lokasi kejadian.
“Pelakunya dua. Mereka ambil motor orang, ketahuan, terjadi kejar-kejaran. Setelah itu pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak. Motor korban dibawa kabur, motor pelaku ditinggal di lokasi,” jelas Gomos.
Pengungkapan kasus ini menegaskan komitmen kepolisian dalam memburu pelaku kejahatan jalanan bersenjata yang membahayakan keselamatan masyarakat.
(Fj)
