Browsing: Mukhsin Nasir
Jakarta | RMN Indonesia Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa jajaran pejabat tinggi lintas kementerian menjadi babak baru pembongkaran skandal tata kelola sumber daya alam yang…
Jakarta | RMN Indonesia Kebijakan pemerintah mengeluarkan Minyakita dari paket bantuan pangan demi “menjaga stok pasar” menuai kritik keras. Langkah ini dinilai sebagai pengorbanan terhadap hak…
Jakarta | RMN Indonesia Sekretaris Jenderal Matahukum, Mukhsin Nasir, menegaskan bahwa kenaikan harga BBM yang melambung tinggi belakangan ini telah menambah beban ekonomi rakyat yang memang…
Jakarta | RMN Indonesia Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat pasca-perombakan mendadak di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot…
Jakarta | RMN Indonesia Akuntabilitas Korps Adhyaksa dalam pengelolaan barang sitaan korupsi kembali mendapat sorotan tajam. Belum usai teka-teki rencana pelelangan 36 lukisan emas senilai Rp109…
Jakarta | RMN Indonesia Eksistensi mafia hukum di Indonesia dinilai telah mencapai titik yang mengkhawatirkan, melampaui sekadar tindak pidana suap menyuap. Sekretaris Jenderal Matahukum, Mukhsin Nasir,…
JAKARTA | RMN Indonesia Aroma busuk di balik carut-marut pengawasan importasi barang ilegal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) semakin menyengat. Drama pelarian Ahmad Dedi…
JAKARTA | RMN Indonesia Di tengah jeritan masyarakat akibat melambungnya harga minyak goreng curah kemasan pemerintah (Minyakita) yang menembus Rp 22.000 per liter, sebuah temuan mengejutkan…
Jakarta | RMN Indonesia Penutupan permanen pabrik PT Krakatau Osaka Steel (KOS) yang dijadwalkan pada Juni 2026 menjadi lebih awal dibulan mei ini dan kehancuran bagi…
JAKARTA | RMN Indonesia Slogan “penertiban sawit ilegal” yang didengungkan Satgas Penataan Lahan Sawit (PKH) kini tak ubahnya macan kertas di jantung Taman Nasional Tesso Nilo…
Berlangganan disini
Dapatkan informasi terbaru dari jasa & layanan dari Raya Media Network dengan hanya mendaftarkan email anda