Jumat, Agustus 7

TANGERANG | RMN Indonesia

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial melalui pengukuhan 70 Pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Tangerang periode 2026–2031.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Pemkot Tangerang juga menggelar Peningkatan Kapasitas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang diikuti 979 peserta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat peran PSM sebagai garda terdepan dalam pelayanan sosial masyarakat.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan, pengukuhan pengurus IPSM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran PSM di tengah masyarakat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas, pemberian insentif, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para PSM dalam membantu menangani berbagai persoalan sosial.

“Keberhasilan pembangunan kesejahteraan sosial tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk para PSM yang selama ini hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial,” ujar Sachrudin saat menghadiri Pengukuhan Pengurus IPSM Kota Tangerang Periode 2026–2031 dan Peningkatan Kapasitas PSM Tahun 2026 di Tangerang Convention Center, Kamis (6/8/2026).

Sachrudin menjelaskan, IPSM memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarpekerja sosial masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Tangerang.

Menurutnya, Pemkot Tangerang akan terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para PSM agar mereka dapat menjalankan tugas pengabdian secara maksimal.

“Sejak PSM dibentuk pada 2010, Pemkot Tangerang terus meningkatkan kesejahteraan para PSM. Insentif yang sebelumnya Rp100 ribu per bulan terus meningkat hingga mencapai Rp500 ribu per bulan sejak 2022. Memasuki 2026, kami juga menanggung premi BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para PSM,” jelasnya.

Sachrudin berharap berbagai dukungan tersebut dapat meningkatkan motivasi PSM untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menambahkan, PSM merupakan bagian penting dari Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang memiliki tugas mengidentifikasi, mendampingi, serta membantu menyelesaikan persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

“Kesejahteraan sosial tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan material, tetapi juga kebutuhan sosial dan spiritual. Setiap warga harus memiliki kesempatan untuk hidup layak, mandiri, dan menjalankan fungsi sosialnya,” ungkap Sachrudin.

Karena itu, ia mengajak seluruh PSM untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memperkuat semangat pengabdian agar pelayanan sosial semakin profesional, cepat, dan tepat sasaran.

“Saya berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Bangun organisasi yang solid serta perkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan sosial benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga mengapresiasi peran aktif perempuan dalam PSM Kota Tangerang. Ia menyebut sekitar 80 persen anggota PSM merupakan perempuan yang turut memperkuat pelayanan sosial di masyarakat.

“Kehadiran kaum perempuan menjadi kekuatan yang melengkapi pelayanan sosial di Kota Tangerang. Peran aktif mereka di lingkungan keluarga maupun masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga,” pungkasnya. (wil)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version