JAKARTA | RMN Indonesia
Polisi membongkar laboratorium tersembunyi (clandestine laboratory) narkoba di apartemen Pluit, Jakarta Utara. Laboratorium itu memproduksi etomidate untuk vape atau rokok elektrik.
Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, mengatakan, “Jumlah bahan yang kami amankan dapat menghasilkan sekitar 30 liter cairan etomidate. Cairan ini siap diracik menjadi cartridge pods vape.”
Parikhesit menjelaskan tersangka HW, warga negara China, bertindak sebagai peracik utama etomidate. “Ia membawa peralatan produksi etomidate ilegal dari India dan meracik cairan etomidate di laboratorium itu sendiri,” jelasnya.
Polisi memperkirakan laboratorium itu bisa memproduksi hingga 15.000 cartridge pods vape berisi etomidate. Petugas menghentikan laboratorium sebelum HW sempat mendistribusikan etomidate ke pasar gelap.
“Alhamdulillah, kami menghentikan lab ini sebelum mereka menyebarkan etomidate secara ilegal,” ujar Parikhesit.
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menemukan paket mencurigakan yang dikirim ke lobi apartemen di Pluit melalui jasa ekspedisi internasional. Polisi menindaklanjuti laporan itu dan menangkap kedua pelaku pada Jumat (9/1) sekitar pukul 15.30 WIB.
Petugas menyita paket FedEx berisi 100 gram narkotika jenis etomidate dan 1 kilogram bahan kimia lain, termasuk SLS. Polisi juga menyita seluruh peralatan laboratorium untuk menghentikan produksi etomidate ilegal.
Polisi menyelidiki jaringan pengiriman dan pemasaran etomidate ilegal, termasuk sumber bahan baku dan calon pembeli, agar menindak semua pihak yang terlibat.
(tfk/rhm)
