JAKARTA | RMN indonesia
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) kepada 48 kader baru di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
Salah satu figur yang mencuri perhatian dalam penyerahan KTA tersebut adalah motivator dan pengusaha nasional Merry Riana, yang secara resmi bergabung dengan Partai Demokrat.
Merry mengungkapkan alasan memilih Demokrat sebagai wadah politiknya. Menurutnya, partai berlambang mercy itu memberikan ruang yang inklusif, tanpa tekanan, serta membuka kesempatan luas bagi setiap individu untuk berproses dan berkontribusi secara alami.
“Partai Demokrat benar-benar memberikan ruang untuk saya berproses, tidak memaksa, dan tidak memberikan tekanan,” ujar Merry kepada wartawan di kantor DPP Demokrat, kawasan Proklamasi, Jakarta Pusat.
Ia menjelaskan bahwa meskipun dirinya berada dalam posisi sebagai “triple minoritas”, tetap diberikan kesempatan untuk didengarkan dan terlibat aktif dalam berbagai diskusi. Merry mengaku pandangan serta masukannya mendapatkan perhatian yang serius dari jajaran partai.
Merry juga menyampaikan keyakinannya bahwa politik memiliki potensi besar untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, sangat bergantung pada kualitas dan niat pemimpinnya.
“Saya selalu percaya semuanya tergantung dari pemimpinnya. Pemimpin yang baik, dengan niat yang baik, pasti bisa mengekspresikan kebijakan-kebijakan yang berdampak,” katanya.
Terkait penyerahan KTA, Merry menuturkan tidak ada pembicaraan khusus selain persiapan acara. Namun, ia menilai momen tersebut terasa istimewa karena bukan hanya dirinya yang menerima KTA, melainkan puluhan anggota komunitas Tionghoa lainnya.
“Hari ini sangat spesial karena bukan hanya saya, tetapi ada 48 orang bahkan lebih yang hadir untuk menerima KTA langsung dari Ketum AHY,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Merry juga dipercaya sebagai Ketua Pelaksana Perayaan Imlek Partai Demokrat. Ia menyambut amanah tersebut dengan penuh rasa syukur dan optimisme.
“Ini langkah nyata. Keharmonisan itu selama ini selalu dijahit, dan ini bentuk konkret bahwa negeri kita inklusif. Kita boleh berbeda, tetapi yang terpenting kita bersama,” ungkap Merry.
Ia menambahkan, Perayaan Imlek Partai Demokrat dijadwalkan berlangsung pada 18 Februari 2026 pukul 19.00 WIB. Merry berharap kegiatan tersebut dapat menjadi simbol kebersamaan dan keberagaman di tengah masyarakat Indonesia. (fj)
