Rabu, Mei 6

JAKARTA I RMN Indonesia

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Maluku, Zamroni Syafiy Vanath, resmi bergabung dengan Partai NasDem dan menyatakan siap membawa jaringan kader serta loyalisnya ikut berhijrah.

Kepindahan Zamroni ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan penyematan jaket Partai NasDem oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim di NasDem Tower, Selasa (5/5/2026).

Zamroni menegaskan keputusannya meninggalkan PSI bukan karena konflik internal, melainkan murni pilihan politik dan kesamaan visi dengan Partai NasDem.

“Motivasi saya pindah ke Partai NasDem, saya melihat Partai NasDem adalah partai yang punya nilai filosofi dan histori terhadap Indonesia yang baik,” ujar Zamroni kepada awak media.

Ia mengaku, selama memimpin PSI Maluku melihat adanya perbedaan pandangan politik di internal partai yang membuat dirinya memilih mencari ruang perjuangan baru.

“Saya melihat bahwa NasDem di bawah kepemimpinan Pak Surya Paloh dan Kakak Sekjen memiliki kesamaan pemikiran tentang politik secara nasional maupun di tingkat lokal di Maluku,” katanya.

Zamroni juga menegaskan kepindahannya berlangsung dalam situasi baik, tanpa adanya persoalan personal maupun pertikaian politik dengan PSI.

“Saya pindah ke NasDem itu karena pilihan hati saya. Tidak ada pandangan-pandangan yang membuat saya lari ke tempat lain. Saya ke NasDem itu karena keputusan bulat saya untuk ke NasDem,” tegasnya.

Tak hanya datang seorang diri, Zamroni memastikan dirinya akan mengajak basis kader dan jaringan politik yang selama ini bersamanya di Maluku untuk ikut bergabung ke NasDem.

“Itu sudah menjadi tanggung jawab saya bahwa kalau saya sudah ke NasDem otomatis mereka juga harus ke NasDem juga,” ujarnya.

Ia mengaku akan segera berkoordinasi dengan para loyalisnya sepulang ke Maluku untuk menyatukan langkah politik bersama Partai NasDem.

Lebih jauh, Zamroni menyebut NasDem sebagai kendaraan politik yang tepat bagi generasi muda Maluku. Menurutnya, NasDem memiliki pengalaman politik yang matang dan figur kepemimpinan nasional yang dihormati masyarakat Maluku.

“Beliau punya pikiran-pikiran politik yang membangun, kemudian beliau juga sangat diidolakan di Maluku,” pungkasnya.(Fj).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version