JAKARTA | RMN Indonesia
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, mengusulkan penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi karyawan swasta sebagai salah satu upaya menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Irma menyampaikan bahwa pelaksanaan WFH dapat dipertimbangkan pada hari Jumat. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi memberikan efisiensi waktu kerja, khususnya bagi pekerja yang memiliki penyesuaian aktivitas pada hari tersebut.
Meski demikian, Irma menilai kebijakan WFH tidak akan berdampak besar terhadap pengurangan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mendorong pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran melalui peninjauan kembali proyek-proyek yang dinilai belum mendesak.
Selain itu, ia juga menyinggung upaya efisiensi yang telah dilakukan di lingkungan DPR, termasuk usulan penjadwalan rapat komisi secara terpusat dalam satu hari tertentu guna mengurangi konsumsi energi listrik di gedung parlemen.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya menyampaikan imbauan kepada perusahaan swasta untuk menerapkan WFH selama satu hari dalam sepekan. Kebijakan tersebut disesuaikan dengan kondisi masing-masing perusahaan.
Pemerintah menegaskan bahwa penerapan WFH tidak akan memengaruhi hak pekerja, termasuk gaji bulanan maupun jatah cuti tahunan. Pelaksanaan teknis kebijakan tersebut diserahkan kepada perusahaan dengan tetap memperhatikan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. (Fj)
