JAKARTA | RMN indonesia
Nama Ida Fauziyah kini menjadi sorotan utama seiring dengan langkah KPK mendalami dugaan korupsi berantai di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini merupakan sosok sentral dalam dinamika internal partai maupun pemerintahan selama satu dekade terakhir.
Karier Politik dan Jabatan di PKB Ida Fauziyah memegang posisi strategis sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB. Ia merupakan salah satu tokoh kunci di lingkaran Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Sebelum menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan periode 2019-2024, Ida dikenal sebagai Ketua Umum Fatayat NU dan pernah berlaga di Pilkada Jawa Tengah 2018 sebagai Calon Wakil Gubernur. Saat ini, Ida tercatat sebagai Anggota DPR RI yang duduk di Komisi VI.
Pusaran Kasus K3 dan Fakta Persidangan Keterkaitan Ida dalam skandal sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau kasus K3 bermula dari fakta-fakta yang terkuak di Pengadilan Tipikor. Dalam proses persidangan, muncul kesaksian mengenai adanya aliran dana yang diduga masuk ke lingkaran pengambil kebijakan saat proyek tersebut berjalan di Kemenaker.
KPK kini tengah menelusuri dugaan penerimaan uang tersebut sebagai bagian dari “korupsi berantai” yang melibatkan tiga periode menteri asal PKB di kementerian tersebut. Fokus penyidikan mengarah pada bagaimana mekanisme anggaran dan pengawasan proyek K3 dijalankan selama masa jabatan Ida Fauziyah.
Posisi di Senayan Kehadiran Ida di Komisi VI DPR RI saat ini menciptakan sorotan publik yang tajam. Sebagai anggota legislatif yang membidangi pengawasan industri dan investasi, posisinya dianggap kontras dengan statusnya yang sedang dalam pendalaman materi perkara oleh lembaga antirasuah. Penuntasan kasus Kemenaker ini menjadi ujian bagi KPK dalam menyentuh aktor intelektual di tingkat elit partai politik. (fj)
