Jumat, Mei 15

Pandeglang | RMN Indonesia

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Arif Rahman, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Haul ke-10 Muassis KH. Tb. Ahmad Faqih Ma’ani di Pondok Pesantren Mathla’un Nawakartika, Pandeglang, Banten, Kamis (14/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Arif Rahman menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Muslimat NU yang telah delapan dekade konsisten mengabdi untuk bangsa. Kehadiran ribuan kader Muslimat dari tingkat kecamatan hingga desa di Pandeglang dinilainya sebagai bukti kekuatan semangat pengabdian yang tidak pernah padam.

“Bareng ibu-ibu Muslimat hati jadi haru. 80 tahun mengabdi, semangatnya tetap kuat! Ini adalah momentum pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan para ulama dan para pendahulu harus terus dilanjutkan,” ujar Arif Rahman di sela-sela acara.

Politisi Fraksi Nasdem ini menekankan bahwa penghormatan terhadap jasa para ulama, seperti almarhum KH. Tb. Ahmad Faqih Ma’ani, tidak boleh berhenti pada doa semata. Menurutnya, warisan perjuangan tersebut harus diimplementasikan dalam aksi nyata yang menyentuh masyarakat.

“Melanjutkan perjuangan pendahulu bukan hanya melalui doa, tetapi juga lewat pengabdian nyata untuk umat, baik di bidang pendidikan maupun sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Arif Rahman juga memuji peran strategis Muslimat NU dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah tantangan zaman. Ia berharap Muslimat NU terus menjadi kekuatan besar dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Banten.

“Semoga Muslimat NU terus menjadi kekuatan besar dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, serta pemberdayaan masyarakat. Kita doakan juga almarhum KH. Tb. Ahmad Faqih Ma’ani diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan segala perjuangannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” pungkas Arif.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Ketua PW Muslimat NU Banten Ratu Rachmatuzakiyah, Ketua PC Muslimat NU Pandeglang Nyai Hj Nurdinah, serta jajaran pengurus PCNU Pandeglang. Selain doa bersama dan tahlilan, acara ini juga menjadi ajang penguatan program sosial seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan kesadaran lingkungan bagi para kader Muslimat. (Fj)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version