BANGKA | RMN Indonesia
Sisa‑sisa hangus dan bekas asap masih terlihat di sejumlah pemukiman warga Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan, setelah musibah kebakaran melanda wilayah tersebut. Di tengah kesedihan dan kekhawatiran warga yang kehilangan tempat tinggal serta barang‑barang berharga, jajaran Komando Resort Militer 045/Gaya hadir memberikan dukungan nyata.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @korem045gaya_penerangan, Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Nur Wahyudi turun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga‑keluarga yang menjadi korban kebakaran. Kedatangan Danrem beserta rombongan bukan hanya untuk menyerahkan paket bantuan, melainkan juga untuk mendengarkan keluh‑kesah warga yang baru saja kehilangan rumah dan harta benda dalam sekejap.
Di hadapan para warga yang tampak masih terguncang pasca‑peristiwa, Danrem 045/Gaya menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa mereka. Ia mengajak warga untuk tidak menyerah menghadapi cobaan berat ini, sekaligus memberikan semangat agar perlahan‑lahan dapat membangun kembali kehidupan dan tempat tinggal mereka.
“Kami hadir di sini sebagai saudara. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan semua yang hilang, tapi kami ingin warga tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa‑masa sulit,” kata Brigjen TNI Nur Wahyudi dalam kesempatan itu, Kamis (15/10/2026)
Mantan Dansat Gultor 81 tersebut menjelaskan bahwa, paket bantuan yang diserahkan berisi kebutuhan pokok sehari‑hari dan perlengkapan dasar untuk membantu warga melewati masa transisi pascakebakaran. Selain penyerahan bansos, Danrem dan rombongan juga menyempatkan diri melihat langsung kondisi lokasi, berbincang dengan tokoh masyarakat, serta memastikan kebutuhan‑kebutuhan mendesak warga dapat diketahui oleh pihak terkait.
Kehadiran jajaran Korem 045/Gaya mendapat sambutan haru dari sejumlah keluarga korban. Banyak warga menyampaikan terima kasih karena ada perhatian dari pihak TNI di saat mereka merasa kehilangan segalanya. Diharapkan dukungan ini dapat menjadi awal kekuatan bagi warga Desa Serdang untuk bangkit kembali, membangun kembali rumah‑rumah mereka, dan memulihkan aktivitas kehidupan sehari‑hari dengan perlahan‑lahan.
Pihak Korem 045/Gaya juga menyampaikan harapan agar seluruh pihak terkait dapat terus memberikan dukungan pemulihan, serta mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran di lingkungan pemukiman. Hingga saat ini masih terus dilakukan pemantauan kondisi pasca‑musibah di Desa Serdang. (Egi)
