YAHUKIMO I RMN Indonesia
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725 yang berada di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menemukan ladang ganja di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Dari lokasi tersebut, aparat menyebut sedikitnya 21.400 batang tanaman ganja ditemukan dalam kondisi siap panen dan diduga siap diedarkan.
Ladang ganja itu berada di kawasan Ibiroma Kompleks, Distrik Kurima.
TNI menduga lokasi tersebut berkaitan dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratโOrganisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang dipimpin Egianus Kogoya.
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, penemuan tersebut menjadi indikasi adanya aktivitas budidaya ganja yang diduga digunakan untuk mendukung operasional kelompok bersenjata di Papua.
Menurut Lucky, hasil penjualan ganja tersebut diduga menjadi salah satu sumber pendanaan untuk kegiatan kelompok tersebut.
โPenemuan ladang ganja ini merupakan bukti nyata keseriusan kelompok separatis tersebut untuk membudidayakan ganja yang hasil penjualannya digunakan untuk operasional,โ ujar Lucky, berdasarkan keterangan yang disampaikan TNI.
Ladang Puluhan Ribu Pohon
Hamparan tanaman ganja ditemukan dalam jumlah besar di lokasi yang disebut berada di kawasan Ibiroma Kompleks. TNI menyatakan kondisi lokasi tersebut memiliki kemiripan dengan latar belakang sejumlah dokumentasi yang sebelumnya dikaitkan dengan keberadaan Egianus Kogoya.
Namun, dugaan kepemilikan maupun keterkaitan langsung Egianus Kogoya dengan ladang tersebut masih merupakan klaim aparat dan memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui proses hukum.
Lucky juga menyebut adanya dugaan hubungan antara Egianus Kogoya dengan Panglima TPNPB Kodap XII Lanny Jaya, Purom Okiman Wenda. Menurutnya, kelompok tersebut juga diduga memiliki aktivitas serupa yang berkaitan dengan pendanaan aksi kekerasan di Papua.
21.400 Batang Ganja Akan Diserahkan ke Polisi
TNI menyatakan seluruh barang bukti tanaman ganja yang ditemukan akan diserahkan kepada Polres setempat untuk diproses sesuai ketentuan hukum dan selanjutnya dimusnahkan.
Penemuan tersebut sekaligus menjadi perhatian aparat karena jumlah tanaman yang diamankan tergolong besar.
Letjen TNI Lucky Avianto menilai keberadaan ladang ganja tersebut bukan hanya berkaitan dengan persoalan tindak pidana narkotika, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap masyarakat, khususnya generasi muda di Papua.
Ia menyebut 21.400 batang tanaman ganja yang ditemukan merupakan indikasi adanya upaya yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda Papua.
Prajurit Satgas Mendapat Penghargaan
Atas keberhasilan menemukan lokasi ladang ganja tersebut, Letjen TNI Lucky Avianto memberikan penghargaan kepada prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel dalam mengungkap keberadaan ladang ganja di wilayah Distrik Kurima.
TNI selanjutnya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat untuk memastikan seluruh barang bukti diproses sesuai prosedur.
Penemuan ini menjadi bagian dari upaya aparat menekan peredaran narkotika sekaligus mengungkap dugaan sumber pendanaan kelompok bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.
Perjelas status hukum semua pihak
Ringkas pengulangan klaim aparat
Pisahkan fakta, dugaan, dan penilaian.(Agus)
